WhatsApp Image 2024-09-26 at 13.46.48

Perpustakaan Wijang SMK Negeri 6 Surakarta yang berhasil meraih juara 1 pada klaster II dalam Lomba Perpustakaan SMA/SMK/MA Terbaik Tahun 2024

Jakarta – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, secara resmi mendampingi penyerahan penghargaan kepada Perpustakaan Wijang SMK Negeri 6 Surakarta yang berhasil meraih juara 1 pada klaster II dalam Lomba Perpustakaan SMA/SMK/MA Terbaik Tahun 2024. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Jawa Tengah, karena Perpustakaan Wijang telah berhasil mewakili Provinsi Jawa Tengah dengan gemilang di tingkat nasional.

Perpustakaan Wijang SMK Negeri 6 Surakarta telah berhasil memikat perhatian juri melalui berbagai inovasi layanan perpustakaan digital, program literasi kreatif, serta kolaborasi aktif dengan para siswa dan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan. Penghargaan ini menjadi momentum penting untuk terus mengembangkan perpustakaan sebagai sumber daya pendidikan yang esensial di era digital.

Dengan raihan prestasi ini, Perpustakaan Wijang diharapkan mampu menjadi teladan bagi perpustakaan-perpustakaan sekolah lainnya, tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di seluruh Indonesia.

1

Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024

Semarang – Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024 resmi digelar di Front One Hotel Kesambi Jl. Kesambi No.7, Lempongsari, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, yang berlangsung selama 2 hari 17-18 September 2024. Peserta Rakor adalah 41 Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah, 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, dan 8 BUMD.

Untuk memastikan kondisi penyelenggaraan kearsipan di lingkungan Pencipta Arsip, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi melaksanakan pengawasan kearsipan. Kepala Dinas, De Fransisco Dasilva Tavares, SP, M.Si, melaporkan kepada Sekretaris Daerah, dalam hal ini diwakilkan oleh Dra. Ema Rachmawati, M.Hum, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat bahwa nilai pengawasan suatu instansi merupakan akumulasi nilai pengawasan kearsipan eksternal (60 %) ditambah nilai rata-rata pengawasan kearsipan internal (40 %). Sebagai informasi, hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 adalah kategori AA (sangat memuaskan) dengan nilai 93.99.

Setelah dilakukan serah terima piagam penghargaan oleh ibu Ema, acara dilanjutkan talkshow oleh Zita Asih Suprastiwi, S.H, M.H, Kepala Pusat Akreditasi ANRI sebagai narasumber dan dimoderator oleh Prof. Dr. Alamsyah, S.S., M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Budaya Undip. Kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 dibiayai dari APBD Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2024.

WhatsApp Image 2024-09-12 at 10.41.29

Serah Terima Pojok Baca Terminal Penggaron

Semarang – 11 September Juli 2024

Dalam rangka Hari Perhubungan Nasional Tahun 2024, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah menyerahkan Pojok Baca Terminal Penggaron.

Semoga pojok baca ini dapat menjadi tempat inspiratif bagi seluruh penumpang dan masyarakat, mendukung literasi dan pengetahuan dalam setiap perjalanan. Terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam acara Central Java Transport Solution Expo! 🚍🎉

WhatsApp Image 2024-07-25 at 09.34.23 (1)

Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah

Bali – 24 Juli 2024

Dalam rangka Inventarisasi Bahan Evaluasi Perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perpustakaan di Jawa Tengah, dengan ini Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah telah melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Provinsi Bali.

Kunjungan kerja Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah didampingi oleh Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, dan Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan kunjungan kerja yang dimaksud berjalan selama tanggal 23 Juli 2024 – 26 Juli 2024.

image-5

Warga Kecandungan Judi Online Disebut karena Kurang Literasi Keuangan

Maraknya judi online (judol) menjadi salah satu perhatian pemerintah. Sehingga Presiden Jokowi membentuk Satgas Pemberantasan Judi Online.

Bukan hanya pemerintah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Jawa Tengah (Jateng) dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jateng pun ikut menyoroti fenomena judi online yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia.

“Itu orang kena judi online, itu kurang literasi keuangannya. Coba-coba, akhirnya rugi, bunuh diri dan lain sebagainya. Kalau literasinya baik, oh yang benar harusnya ini-ini,” ujar Kepala Dinas Arpus Provinsi Jateng, Defransisco Dasilva Tavares alias Frans di Kantor BI Jateng, Semarang, Kamis ini (19/6).

Frans mengatakan, literasi keuangan bisa didapat dengan banyak membaca di perpustakaan umum, maupun perpustakaan khusus, seperti yang ada di Bank Indonesia Jateng maupun yang dimiliki berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Pemprov Jateng.

Dia menyebut, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Jateng sudah cukup tinggi. Saat ini, di Jateng, ada berbagai komunitas termasuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang diinisiasi pegiat literasi. Jumlahnya sekira 400 komunitas dan sudah berbadan hukum.

“Semangatnya dari bawah, ini yang harus kita fasilitasi, kita support. IPLM di Jateng tahun ini sudah cukup tinggi. Pada 2023, jauh lebih tinggi dari standar nasional, di atas 78 persen Jateng. Kalau nasional masih 60-an (persen),” ucap Frans.

Dia mengatakan, beberapa wilayah di Jateng yang memiliki IPLM tinggi di antaranya; Kota Salatiga, Kota Magelang hingga Kabupaten Kebumen. Salah satu parameternya di antaranya; jumlah pengunjung perpustakaan, durasi membaca hingga jenis buku yang dibaca.

“Kalau elektronik lebih mudah lagi memantaunya. Itu indikator kinerja kita,” ucap Frans.

Menurut Frans, adanya Perpustakaan Bank Indonesia Jateng sekaligus membentuk komunitas baca adalah tren positif yang perlu terus didukung. Sebab itulah, pihaknya ke depan juga akan terus berupaya mengembangkannya, salah satunya dengan program-program yang terkoneksi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra menuturkan, perpustakaan BI Jateng yang terletak di kantornya juga dilengkapi berbagai fasilitas, seperti Pojok Kartini hingga Pojok Baraile.

“Ini juga dalam rangka meningkatkan peran perpustakaan untuk menjangkau masyarakat lebih luas lagi. Kami bentuk klub membaca, klub buku,” ujar Rahmat.

Bagi internal pegawai BI, kata Rahmat, perpustakaan internal itu juga berguna. Sebab, produk BI yang berupa kebijakan, tentunya juga didapat dari hasil membaca dan menganalisa berbagai literasi maupun fenomena yang terjadi.

“Untuk eksternal, kami ingin menumbuhkan minat baca, jadi indeks literasi kita, minat baca kita naik, bagi Indonesia khususnya Provinsi Jateng,” tuturnya.

Rahmat mengatakan, komunitas yang sudah dibentuk, akan secara berkala mengadakan berbagai kegiatan salah satunya untuk bedah buku dan berdiskusi. Masyarakat luas dipersilakan ikut meramaikan engan datang ke Kantor BI Jateng, gratis.

“Dari luar mau gabung, monggo banget. Kita kerja sama dengan komunitas,” ujar Rahmat.

Samarinda

Penerimaan Penghargaan Register Memori Kolektif Bangsa dan Pengawasan Kearsipan Peringkat Ke II

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyabet sekaligus 2 Penghargaan pada 2 kategori Hasil penilaian oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), ditetapkan Arsip Transmigrasi di Jawa Tengah Tahun 1950-1999 dalam Register Memori Kolektif Bangsa, dan sebagai Pemerintah Daerah Provinsi yg memperoleh peringkat ke II dengan kategori AA “sangat memuaskan” berdasarkan hasil pengawasan kearsipan tahun 2023.

Penyerahan piagam penghargaan diberikan pada puncak peringatan hari kearsipan ke 53 tahun 2024 dilaksanakan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur secara luring dan secara daring di lingkungan instansi masing masing, yang dimulai pada tanggal 28 s.d. 30 Mei 2024 di Hotel Mercure Samarinda. Jl. Mulawarman No 171 Pelabuhan Kota Samarinda Kalimantan Timur.

Pembukaan-Pameran-Kearsipan

Pembukaan Pameran Kearsipan Dan Perpustakaan se Jawa Tengah Tahun 2024

Surakarta – Pameran Kearsipan dan Perpustakaan se Jawa Tengah 2024 resmi digelar di Graha Wisata Niaga, JI Slamet Riyadi No.275, Kota Solo, pada Senin (10/6/2024). Pameran yang menampilkan ratusan koleksi arsip itu akan berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu.

Kepala Dinas Arpus Jateng, De Francisco Da Silva Tavares, S.P,. M.Si mengatakan pameran yang mengangkat tema Best for Future,  Authentic, Reflective, Educative, and Inspiration itu baru kali pertama diadakan secara luring setelah sebelumnya digelar daring karena pandemi.

Terdapat 30 stan yang didukung oleh 18 Dinas Arpus dari kabupaten atau kota seluruh Jateng. Stan menampilkan koleksi arsip yang menggambarkan sejarah seni, budaya, dan politik masing-masing kabupaten/kota.

“Di tengah informasi yang sangat cepat seperti sekarang ini, arsip menjadi salah satu sumber informasi yang tidak ada di sosial media. Arsip menjadi sumber informasi yang autentik dan terpercaya,”

pendampingi-literasi

Peningkatan Pendamping Literasi Perpustakaan Sekolah/madrasah

Semarang – 20 Mei 2024

Dalam rangka pembinaan dan pengembangan perpustakaan sekolah/madrasah, Perpustakaan Nasional RI melaksanakan kegiatan peningkatan pendamping Literasi Perpustakaan Sekolah/Madrasah di provinsi Jawa Tengah yang bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa sekolah/madrasah sesuai dengan tuntutan jaman.

Literasi secara sederhana, literasi adalah kemampuan dalam membaca dan menulis. Membaca dapat diartikan sebagai proses menerjemahkan lambang-lambang bahasa hingga diproses menjadi suatu pengertian. Sementara itu, menulis adalah mengungkapkan pemikiran dengan mengukirkan lambanglambang bahasa hingga membentuk suatu pengertian.

Dalam rangka meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa, perlu ditumbuhkan budaya membaca melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi yang berupa karya tulis, karya cetak dam karya rekam.

Pembudayaan Kegemaran membaca dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. Pembudayaan kegemaran membaca pada satuan pendidikan dilakukan dengan mengembangkan dan memanfaatkan perpustakaan sebagai proses pembelajaran.