SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah sampai tahun 2022 ada 34 Kabupaten/kota yang telah menjadi mitra program dari 34 Kabupaten/Kota sudah dikembangkan di Perpustakaan Desa. Program Perpuseru tidak ditinggalkan oleh Perpustakaan Nasional, melalui PIC (Peson In Charge) dan Fasilitator Daerah tetap melaporkan progres 3 strategi program ke dalam Sistem Informasi Manajemen Program TPBIS, dari SIM ini nanti akan terlihat Perpustakaan mana saja yang berkomitmen mengimplementasikan program, sehingga mendapatkan peluang untuk dikembangkan di Perpustakaan Desa/Kelurahan, sebagai contoh Kabupaten Jepara.
Bersasarkan hal tersebut Dinas Arpus Jateng berupaya untuk mensosialisasikan kembali Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inkluisi Sosial kepada 35 Kabupaten /Kota mengingat ada beberapa Pejabat yang membidangi sudah purna tugas, mutasi, masuk menjadi inpassing Pustakawan, sehingga perlu untuk menunjuk kembali PIC di Kabupaten/Kota untuk mempermudah Koordinasi.
SEMARANG – Pameran Kearsipan Virtual Tahun 2022 telah terlaksana mulai 1 September sampai 20 September 2022 dengan baik atas kerjasama Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan Arsip Nasional Republik Indonesia dan Dinas Kearsipan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Pengunjung Pameran Kearsipan Virtual Jawa Tengah Tahun 2022 sebanyak 14.192 yang berasal dari dalam dan luar negeri. Akun yang berasal dari 35 Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah sejumlah 13.143, dari luar Provinsi Jawa Tengah sejumlah 894 akun, serta dari luar negeri sejumlah 155 akun seperti Amerika, Singapura, Belanda, Inggris, Austria, Afrika Selatan, dan Turki.
Selama kegiatan pameran, diselenggarakan berbagai acara pendukung yaitu:
Pemutaran Film Dokumenter Transmigrasi dan Kopi, diikuti oleh 251 (dua ratus lima puluh satu) peserta;
Webinar Berbagi Pengalaman Menuju Memori Kolektif Bangsa diikuti oleh 662 (enam ratus enam puluh dua) peserta;
Webinar Literasi Arsip Keluarga dan Masyarakat di Era Digital, diikuti oleh 1.012 (seribu dua belas) peserta;
Webinar Tata Kelola Arsip dalam Menunjang Pelaksanaan Pengawasan Kearsipan, diikuti oleh 1.093 (seribu Sembilan puluh tiga) peserta;
Webinar Nasional Layanan Arsip Masa Kini, diikuti oleh 1.117 (seribu seratus tujuh belas) peserta;
Podcast Pengelolaan Arsip Militer di Yonif 406 Candra Kusuma Purbalingga (LKD Kabupaten Purbalingga), diikuti oleh 122 (seratus dua puluh dua) peserta;
Podcast Optimalisasi Peran LKD Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat Melalui Penyusunan Naskah Sumber Arsip (LKD Kabupaten Magelang), diikuti oleh 210 (dua ratus sepuluh) peserta;
Podcast Mengelola Arsip di Era Milenial, diikuti oleh 205 (dua ratus lima) peserta;
Podcast Bincang Arsip Kita Membangun Kearsipan di Daerah Bukanlah Pilihan Tapi Kebutuhan (LKD Kabupaten Grobogan), diikuti oleh 242 (dua ratus empat puluh dua) peserta;
Workshop Restorasi Arsip Penting Masyarakat Jawa Tengah, diikuti oleh 525 (lima ratus dua puluh lima) peserta;
Webinar Penilaian Kinerja Arsiparis, diikuti oleh 604 (enam ratus empat) peserta;
Wisata Arsip di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, diikuti oleh 355 (tiga ratus lima puluh lima) peserta
Sebagai penghargaan kepada peserta yang telah mendukung penuh kegiatan pameran, Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan memberikan penghargaan kepada stan pameran kearsipan virtual terbaik dengan kategori Juara I, II, II dan Juara Harapan I, II dan III. Kepada para Juara akan diberikan Trophy dan Piagam Gubernur Jawa Tengah.
Melalui pameran, para pengunjung akan masuk ke dalam suasana Jawa Tengah masa lalu mulai dari pembangunan infrastruktur (jembatan, pasar,benteng, kantor, terminal, stasiun, masjid, dll), aktivitas pemerintahan (pemilihan kepala desa, aktivitas Bupati, dll) bangunan bersejarah, kegiatan sosial kemasyarakatan (sedekah bumi, sekolah) dan juga para tokoh dari Jawa Tengah. Tentunya hal ini akan menambah rasa cinta terhadap Jawa Tengah khususnya dan bangsa dan negara umumnya serta menyadarkan kita untuk ikut bertanggung jawab membangun dan memajukan bangsa. Lembaga Kearsipan sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan arsip harus terus berkarya dan berinovasi turut membangun bangsa melalui kearsipan.
SEMARANG – Pada hari ini Pameran Kearsipan Virtual 2022 dengan tema “ARSIP MELAWAN LUPA” resmi dibuka. Adapun sambutan dari Deputi Bidang Konservasi Arsip, Bapak DR. Kandar M.AP kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Bapak Edy Supriyanta, ATD, SH, MM.
Pameran akan menceritakan bagaimana pembangunan di Jawa Tengah mulai tahun 50-an dari segi transportasi darat, seperti bus dan kereta api, sampai dengan pembangunan yang berhasil dicapai Jawa Tengah, di kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dalam pameran kearsipan virtual ini, selain publikasi arsip foto, tekstual serta film, juga diselenggarakan acara pendukung seperti webinar kearsipan, workshop, pemutaran film, podcast dan wisata arsip virtual yang membahas tentang kearsipan serta pembinaan Sumber Daya Manusia Kearsipan khususnya Jabatan Fungsional Arsiparis. Pengunjung dan masyarakat yang berkeinginan mengikuti tidak dipungut biaya (gratis).