JAWA TENGAH SABET JUARA 1 NASIONAL DALAM PENGAWASAN KEARSIPAN TAHUN 2024

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyabet penghargaan Juara I Nasional kategori provinsi terbaik dalam Pengawasan Kearsipan Tahun 2024

Penghargaan ini diumumkan pada acara yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada hari Rabu, 18 Desember 2024. Acara yang dilakukan secara virtual ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, sekaligus mencakup berbagai kegiatan seperti:
Penandatanganan MoU antara ANRI dan FSKN (Forum Silaturahmi Keraton Nusantara), Penyerahan Sertifikat Akreditasi dan Hasil Pengawasan Kearsipan, Workshop dan Ekspos Preservasi Arsip Keraton Nusantara.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, tetapi juga mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga arsip sebagai aset penting dalam pembangunan bangsa. Arsip memiliki peran strategis sebagai sumber informasi, bukti hukum, dan bahan pelestarian budaya yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Pada tahun 2024, pengawasan kearsipan yang dilakukan ANRI melibatkan berbagai lembaga kearsipan daerah di tingkat LEMBAGA TINGGI NEGARA, LEMBAGA SETINGKAT KEMENTERIAN,
LEMBAGA NON STRUKTURAL, DAN LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK, KEMENTERIAN, LEMBAGA PEMERINTAH NON KEMENTERIAN, PERGURUAN TINGGI NEGERI, PEMERINTAH PROVINSI, PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan arsip sesuai dengan prinsip, standar, dan regulasi yang berlaku. Penilaian meliputi aspek kebijakan, kelembagaan, SDM, sarana prasarana, hingga inovasi dalam pengelolaan arsip.

Peringkat dan nilai perolehan 5 besar provinsi :

  1. Jateng Nilai 96,07 (AA Sangat Memuaskan)
  2. DIY 95,83 (AA Sangat Memuaskan)
  3. Jabar 93,50(AA Sangat Memuaskan)
  4. DKI 93,11(AA Sangat Memuaskan)
  5. Jatim 90,80(AA Sangat Memuaskan).

Keberhasilan Jawa Tengah menjadi peringkat pertama nasional dengan kategori sangat memuaskan merupakan bukti bahwa pengelolaan arsip yang baik dapat diwujudkan melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi. Arsip adalah warisan sejarah yang tidak ternilai harganya, sekaligus menjadi pondasi untuk menciptakan kebijakan yang lebih baik di masa depan. Oleh karena itu, Jawa Tengah telah memberikan teladan penting bahwa pengelolaan arsip bukan hanya tentang menyimpan dokumen, tetapi juga melestarikan peradaban bangsa.

Semoga prestasi ini dapat memotivasi seluruh daerah di Indonesia untuk terus berbenah, meningkatkan tata kelola kearsipan, dan menjadikan arsip sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi nyawa sejarah bangsa.

FRANS TAVARES

ASOSIASI ARSIPARIS INDONESIA (AAI) WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2024

Semarang – AAI adalah Organisasi Profesi Arsiparis di Indonesia yang mewadahi komunitas profesional kearsipan di Indonesia, beranggotakan para Arsiparis PNS dan non PNS yang bekerja pada instansi Pemerintah, BUMN, BUMD, Perusahaan, Organisasi Politik, ORMAS, Lembaga Pendidikan dan Lembaga Swasta, para pejabat struktural dibidang Kearsipan, masyarakat pecinta arsip/dokumen, pemerhati arsip, dan kaum profesional kearsipan.

Konferensi AAI Wilayah Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di Lt. 4 Dinas Arpus Jateng pada hari ini Selasa, 10 Desember 2024. Kegiatan ini 1. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terbuka atas kinerja yang telah dicapai oleh Kepengurusan Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Wilayah Provinsi Jawa Tengah dan mengevaluasi pencapaian kinerja kegiatan Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Wilayah Provinsi Jawa Tengah dalam periode kepengurusan Periode Tahun 2017-2020.

Dalam rangkaian acaranya, dilaksanakan Pembentukan Pengurus AAI Tingkat Wilayah Provinsi Jawa Tengah Periode 2025-2027. Juga diskusi penyelesaian SKP, Peningkatan Pendidikan, Kenaikan Jenjang Jabatan dan Pangkat JFA. (10/12/24)

B

PENGANUGERAHAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK TAHUN 2024

Semarang – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah telah berkategori Badan Publik Informatif tahun ini. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas komitmen kami dalam menyampaikan, menyediakan, dan menguasai informasi publik secara transparan, akurat, dan akuntabel sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala DinasKearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Bapak De Francisco Da Silva Tavares, SP, M.Si, sebagai wujud apresiasi atas kerja keras seluruh tim dan dukungan dari berbagai pihak. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kami terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat budaya literasi, dan mendorong keterbukaan informasi di Jawa Tengah.

Dalam era digital ini, keterbukaan informasi menjadi landasan penting untuk membangun kepercayaan publik dan menciptakan pemerintahan yang partisipatif. Kami percaya, keterlibatan aktif masyarakat dalam mengakses informasi akan membawa dampak positif yang besar.