2d01a731995d1d5d134ba86554aefc31

Wujudkan Layanan Prima Dengan Tertib Arsip Sekolah Di Jawa Tengah

Sejak tahun 2017  lingkungan sekolah khususnya SMAN dan SMKN menjadi kewenangan provinsi, Peran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah sebagai lembaga kearsipan bertanggungjawab dalam upaya meningkatkan kesadaran di bidang kearsipan telah menyelenggarakan kegiatan SOSIALISASI KEARSIPAN dengan mengusung tema “Peningkatan SDM Kearsipan yang Profesional dalam Mendukung Tertib Arsip Sekolah”  bertujuan agar petugas pengelola arsip sekolah mengetahui ilmu kearsipan, khususnya tentang pengelolaan arsip dinamis dari penciptaan arsip yang meliputi pembuatan dan penerimaan arsip , penggunaan dan pemeliharaan arsip yang meliputi pendistribusian dan perawatan, serta penyusutan arsip yang meliputi tahapan pemindahan, penyerahan dan pemusnahan.

Kegiatan sosialisasi kearsipan dengan target peserta 100 orang yang diikuti  beberapa sekolah, dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2020 di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Pati dengan narasumber sebagai berikut :

  1. Arsip Nasional RI sebagai pemapar Bapak Drs. R. Hanapi Mulyadi dengan tema “Peningkatan SDM Kearsipan yang Profesional dalam Mendukung Tertib Arsip Sekolah”
  2. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pemapar Bapak Kustrisaptono, S.Si, M.Pd, mengambil tema “Kebijakan Peningkatan Kapasitas SDM Kearsipan dalam Mewujudkan Tertib Arsip pada SMAN/SMKN di Jawa Tengah”
  3. Kepala Sekolah SMKN 1 Pati sebagai pemapar Bapak Wijanarko, S.Pd, M.Si mengambil sub tema “Implementasi Tertib Arsip di SMKN 1 Pati dalam Mewujudkan Layan Prima”

Sekolah sebagai lembaga pemerintah/swasta dibidang pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa tentunya memerlukan tertib administrasi demi kelancaran jalannya organisasi. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan pengelolaan arsip untuk menyelamatkan dan mengamankan arsip sebagai bahan informasi pada adminsitrasi sekolah diantaranya meliputi :

  1. Buku Agenda Surat Masuk
  2. Buku Agenda Surat Keluar
  3. Buku Induk Siswa
  4.  Daftar Isian Pendataan Siswa
  5.  Daftar Mutasi Siswa
  6.  Daftar Penerima Beasiswa
  7.  Daftar Penyerahan Ijazah kepada Lulusan Ujian Sekolah
  8.  Daftar Rekapitulasi Kenaikan Kelas dan Kelulusan
  9.  Daftar Inventaris Sarana     

Sampai dengan saat ini SMAN/SMKN se-Jawa Tengah yang sudah mendapat sosialisasi kearsipan dari Tahun 2017 s.d 2019 berjumlah 316 sekolah dengan rincian sebagai berikut :

  1. Tahun 2017 sebanyak 148 sekolah
  2. Tahun 2018 sebanyak 95 sekolah
  3. Tahun 2019 sebanyak 73 sekolah

Kegiatan Sosialisasi Kearsipan berikutnya akan dilaksanakan di SMAN 1 Klaten.

Untuk Program lanjutan kegiatan sosialisasi kearsipan adalah Bimbingan Teknis Kearsipan yang dilaksanakan satu tahun sekali. Hal ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kearsipan terhadap lembaga/organisasi dilingkungan Provinsi yang telah menjadi tanggung jawab Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah  sebagai lembaga pembina kearsipan.

Program kegiatan Sosialisasi Kearsipan bagi SMAN/SMKN se-Jawa Tengah akan meningkatkan kesadaran dibidang kearsipan, terutama untuk SDM pengelola arsip sekolah guna tertibnya arsip untuk penyelamatan dan  pemanfaatan di lingkungan masyarakat. Lingkungan masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi bila tertib arsip sekolah terpelihara dengan baik.

Tertibnya arsip sekolah adalah tertibnya administrasi di dunia pendidikan. Arsip sekolah adalah arsip masa  depan bangsa. Kita tidak akan punya sejarah pendidikan tanpa adanya tertib arsip sekolah.

3799497579010c61878c385ba73e6b50

Kedepankan Layanan Penyelamatan Arsip Masyarakat

Semarang – Komitmen dalam pengelolaan arsip dan perpustakaan bagi setiap pemerintah daerah sangat penting dilakukan. Hal ini ditandai dengan adanya Rakorwil I Kearsipan Dan Perpustakaan Tahun 2020. Rakor ini dihadiri oleh Kepala Dinas Arpus Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah yang diadakan di Cilacap pada 5-6 Februari 2020. Dalam pengarahan Kadinas Arpus Prijo Anggoro BR, menyampaikan bahwa pengelolaan arsip itu penting. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan sebuah inovasi yang bernama Arsip Emas. Setiap masyarakat Jawa Tengah dapat memanfaatkan fasilitas ini secara Gratis. Masyarakat hanya cukup mendownload aplikasi Arsip Emas di Google Play Store. 

Dunia saat ini menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan digitalisasi, AI, IoT, serta Big Data sehingga memiliki urusan kearsipan dan perpustakaan harus beradaptasi sehingga tidak terlindas perubahan zaman. Tidak hanya itu, dalam urusan perpustakaan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memiliki iJateng yang juga dapat dimanfaatkan masyarakat di Jawa Tengah yang jauh dari perpustakaan dapat membaca buku melalui aplikasi iJateng. Semua fasilitas yang pemerintah sediakan seperti Arsip Emas dan Ijateng dapat digunakan secara Gratis.

Selain adanya aplikasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di tahun 2020 ini memiliki program Ranting Mas. Program ini merupakan bentuk layanan masyarakat dimana kami akan melakukan restorasi / perbaikan arsip penting masyarakat yang terdampak bencana. Dengan adanya program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam penyelamatan arsip yang terdampak bencana.