11-3

Mengungkap Kopi Di Jawa Tengah Melalui Arsip

ebagai Perangkat Daerah (PD) Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi membantu Gubernur dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di bidang kearsipan dan perpustakaan. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah memiliki khazanah arsip statis yang diperoleh melalui akuisisi arsip terdiri dari arsip tekstual, arsip foto, arsip film, arsip kartografi dsb, dengan kurun waktu dari tahun 1800 (Arsip Karesidenan Semarang) s.d. 2016 (Arsip Balitbang Provinsi Jawa Tengah). Khazanah tersebut perlu dikemas dalam suatu bentuk tayangan supaya masyarakat pengguna lebih tertarik untuk menikmati dan memanfaatkan arsip-arsip yang menjadi khazanah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melakukan penyelamatan arsip yang bernilai guna sejarah dan pertanggungjawaban akuntabilitas kinerja. Arsip-arsip tersebut terkelola secara tuntas dengan bukti adanya penyusunan inventaris, guide khazanah maupun naskah sumber arsip.  

Memasuki era Industri 4.0, pengguna arsip khususnya generasi milenial lebih tertarik menikmati informasi dalam bentuk digital, maka perlu adanya inovasi dalam penyajian informasi, antara lain  berupa tayangan.

Tersusunnya naskah sumber arsip dalam bentuk tayangan bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas  pelayanan publik, yaitu memberikan kemudahan akses bagi pengguna dalam memanfaatkan arsip.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah sebagai lembaga kearsipan daerah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan  kegiatan FGD (Focus Group Discussion) Naskah Sumber Arsip ini dengan harapan memperoleh saran dan masukan untuk kesempurnaan pembuatan tayangan yang berjudul “Sejarah Kopi di Jawa Tengah”.

Sumber Daya Manusia bidang kearsipan antara lain: Arsiparis dan pengelola arsip sangat perlu meningkatkan profesionalisme dan kompetensinya, mengingat Arsiparis menjadi  penggerak agen perubahan dalam mentransformasikan ilmu kearsipan. Pada akhirnya melalui FGD diharapkan sumber daya manusia kearsipan dapat mengetahui dan memahami serta termotivasi melaksanakan penyusunan naskah sumber arsip dalam bentuk tayangan.

10-1-2

Pameran Perpustakaan & Arsip Prov. Jateng 17-20 Oktober Di Rita Supermall Purwokerto

Purwokerto – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar Pameran Perpustakaan dan Arsip pada tanggal 17-20 Oktober di Rita Supermall Purwokerto. Disana tidak hanya menyajikan pameran Perpustakaan dan Arsip saja, ada kegiatan lain seperti, festival musik etnik, seminar anti narkoba dan anti korupsi, workshop, pemutaran film dan spesial perfome dari penyanyi Virzha. Pameran bertema ” Dari Jawa Tengah Menuju Indonesia Pintar dan Bermartabat”.

Pembukaan berlangsung meriah diawali dengan penampilan pembacaaan puisi dan tari dari anak-anak tunarungu dari SLB Yakut Purwokerto. Dilanjut dengan sambutan Bapak Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Prijo Anggoro BR, SH, M.Si dan pemukulan gong tanda pameran resmi di buka.

Pameran Perpustakaan dan Arsip Jawa Tengah diikuti oleh 62 stand yang terdiri dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kota Provinsi Jawa Tengah, intansi vertikal seperti OJK, Museum BPK dan Balai Konservasi Borobudur.