c2ec7d3e3d4b71d96b6f12d29bbb9dd7-1

Penutupan Pemeran Kearsipan Virtual Tahun 2022

SEMARANG – Pameran Kearsipan Virtual Tahun 2022 telah terlaksana mulai 1 September sampai 20  September 2022 dengan baik atas kerjasama Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan Arsip Nasional Republik Indonesia dan Dinas Kearsipan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Pengunjung Pameran Kearsipan Virtual Jawa Tengah Tahun 2022 sebanyak 14.192 yang berasal dari dalam dan luar negeri.  Akun yang berasal dari 35 Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah sejumlah 13.143, dari luar Provinsi Jawa Tengah sejumlah 894 akun, serta dari luar negeri sejumlah 155 akun seperti Amerika, Singapura, Belanda, Inggris, Austria, Afrika Selatan, dan Turki.

Selama kegiatan pameran, diselenggarakan berbagai acara pendukung yaitu:

  • Pemutaran Film Dokumenter Transmigrasi dan Kopi, diikuti oleh 251 (dua ratus lima puluh satu)  peserta;
  • Webinar Berbagi Pengalaman Menuju Memori Kolektif Bangsa diikuti oleh 662 (enam ratus enam puluh dua) peserta;
  • Webinar Literasi Arsip Keluarga dan Masyarakat di Era Digital, diikuti oleh 1.012 (seribu dua belas) peserta;
  • Webinar Tata Kelola Arsip dalam Menunjang Pelaksanaan Pengawasan Kearsipan, diikuti oleh 1.093 (seribu Sembilan puluh tiga) peserta;
  • Webinar Nasional Layanan Arsip Masa Kini, diikuti oleh 1.117 (seribu seratus tujuh belas) peserta;
  • Podcast Pengelolaan Arsip Militer di Yonif 406 Candra Kusuma Purbalingga (LKD Kabupaten Purbalingga), diikuti oleh 122 (seratus dua puluh dua) peserta;
  • Podcast Optimalisasi Peran LKD Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat Melalui Penyusunan Naskah Sumber Arsip (LKD Kabupaten Magelang), diikuti oleh 210 (dua ratus sepuluh) peserta;
  • Podcast Mengelola Arsip di Era Milenial, diikuti oleh 205 (dua ratus lima) peserta;
  • Podcast Bincang Arsip Kita Membangun Kearsipan di Daerah Bukanlah  Pilihan Tapi Kebutuhan (LKD Kabupaten Grobogan), diikuti oleh 242 (dua ratus empat puluh dua) peserta;
  • Workshop Restorasi Arsip Penting Masyarakat Jawa Tengah, diikuti oleh 525 (lima ratus dua puluh lima) peserta;
  • Webinar Penilaian Kinerja Arsiparis, diikuti oleh 604 (enam ratus empat) peserta;
  • Wisata Arsip di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, diikuti oleh 355 (tiga ratus lima puluh lima)  peserta

Sebagai penghargaan kepada peserta yang telah mendukung penuh kegiatan pameran, Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan memberikan penghargaan kepada stan pameran kearsipan virtual terbaik dengan kategori Juara I, II, II dan Juara Harapan I, II dan III. Kepada para Juara akan diberikan Trophy dan Piagam Gubernur Jawa Tengah.

Melalui pameran, para pengunjung akan masuk ke dalam suasana Jawa Tengah masa lalu mulai dari pembangunan infrastruktur (jembatan, pasar,benteng, kantor, terminal, stasiun, masjid, dll), aktivitas pemerintahan (pemilihan kepala desa, aktivitas Bupati, dll) bangunan bersejarah, kegiatan sosial kemasyarakatan (sedekah bumi, sekolah) dan juga para tokoh dari  Jawa Tengah. Tentunya hal ini akan menambah rasa cinta terhadap Jawa Tengah khususnya dan bangsa dan negara umumnya serta menyadarkan kita untuk ikut bertanggung jawab membangun dan memajukan bangsa. Lembaga Kearsipan sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan arsip harus terus berkarya dan berinovasi turut membangun bangsa melalui kearsipan.

 

 
21-1

Pembukaan Pameran Kearsipan Virtual 2022

SEMARANG – Pada hari ini Pameran Kearsipan Virtual 2022 dengan tema “ARSIP MELAWAN LUPA” resmi dibuka. Adapun sambutan dari  Deputi Bidang Konservasi Arsip, Bapak DR. Kandar M.AP kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Bapak Edy Supriyanta, ATD, SH, MM.
 
Pameran akan menceritakan bagaimana pembangunan di Jawa Tengah mulai tahun 50-an dari segi transportasi darat, seperti bus dan kereta api, sampai  dengan  pembangunan yang berhasil dicapai Jawa Tengah, di kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dalam pameran kearsipan virtual ini, selain publikasi arsip foto, tekstual serta film, juga diselenggarakan acara pendukung  seperti webinar kearsipan, workshop, pemutaran film, podcast dan wisata arsip virtual yang membahas tentang kearsipan serta pembinaan Sumber Daya Manusia Kearsipan khususnya Jabatan Fungsional Arsiparis. Pengunjung dan masyarakat yang berkeinginan mengikuti tidak dipungut biaya (gratis).

c2ec7d3e3d4b71d96b6f12d29bbb9dd7-1

Sosialisasi Jabatan Fungsioanal Pustakawan

SEMARANG – Kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan yang diselenggarakan 22 Juni 2022 di Hotel Quest Semarang. Dihadiri para Pustakawan dari Kabupaten/Kota, Narasumber Pusat dari Perpusnas RI dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah. 

Dengan diterbitkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan, dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil sehingga terdapat beberapa personil Pustakawan baru. Pustakawan baru baik melalui pengangkatan pertama, pindahan dari jabatan lain, penyesuaian/inpassing, maupun promosi, perlu mendapatkan pemahaman tentang jabatan Pustakawan. Hal ini sebagai upaya awal guna memberikan pemahaman kepada para Pustakawan baru agar lebih berupaya secara profesional melaksanakan tugas.


Pada sisi lain, pustakawan harus terus meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Jabatan fungsional secara administrasi sedikit berbeda dengan jabatan fungsional umum, dimana didalamnya terdapat penilaian kinerja melalui Penilaian Angka Kredit (PAK). PAK menjadi salah satu tolak ukur bagi para Pustakawan dalam menjalankan tugas secara profesional. Hal ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan, sebagai bagian informasi oleh Lembaga Pembina Pustakawan dalam hal ini Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Perpusnas juga memfasilitasi para pustakawan dalam menyusun DUPAK melalui Sistem Informsi Managemen DUPAK Terpadu (SIMADU). Dalam hal ini pula SIMADU menjadi salah satu bahan dalam kegiatan ini, yang sudah barang tentu menjadi rujukan penting bagi para Pustakawan dalam mendukung kerja.


Kegiatan Sosilaisasi Jabatan Fungsional Pustakawan yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan penguatan sekaligus profesionalisme Pustakawan sekaligus kapasitas kelembagaan khususnya di Lingkungan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten/Kota. Pada sisi yang lain, kegiatan ini diharapkan berdampak pada peningkatan layanan Perpustakaan secara profesional
sebagai lembaga publik.

19-1

Workshop Pegiat Literasi “Eksistensi Pegiat Literasi Dalam Mendorong Masyarakat Cakap Literasi Tahun 2022”

SEMARANG – Tingkat Kegemaran Membaca di Provinsi Jawa Tengah (peringkat kedua se-Indonesia setelah Yogyakarta) dengan skor 68,3 tidak lepas dari peran Pegiat literasi dalam menyediakan layanan bacaan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau lembaga sejenisnya, kehadirannya mampu membangun budaya baca masyarakat. .

Pada kesempatan ini Dinas ARPUS Jateng melalui Dana Dekonsentrasi PERPUSNAS RI menyelenggarakan kegiatan Workshop dengan maksud memberikan sarana sebagai media komunikasi para pegiat literasi dengan Pemerintah (Dinas Pendidikan), Legislatif (DPRD), Akademisi (DR. Ida Fajar UGM), Pelaku TBM (Ketua TBM Se Indonesia, Kang Opik), dan serta mendorong Komitmen Stakeholder dalam upaya peningkatan literasi masyarakat.

Kegiatan Workshop Pegiat Literasi dengan tema “Eksistensi Pegiat Literasi Dalam Mendorong Masyarakat Cakap Literasi” diselenggarakan di Hotel Quest Semarang kemarin hari Rabu, 15 Juni 2022.

18-1 (1)

Bimbingan Teknis Pengukuran Gemar Membaca Dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

SEMARANG – Sesuai dengan Peraturan kementerian Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, bahwa Urusan Bidang Perpustakaan Indeks Kinerja Kunci melalui pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Nilai Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).

Dinas ARPUS Jateng kembali mendapatkan kesempatan menyelenggarakan Bimtek Pengukuran IPLM dan TGM, yang diberikan oleh PERPUSNAS RI. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel MG Setos Semarang selama 2 hari. Narasumber dari PERPUSNAS RI Bapak R. Rahmat Romadon, S.Hum., M.Hum, IBu Alfa Husna, Ibu Ilsa nurul Oktaviani, S.Hum.

Berdasarkan hasil skor, TGM Jawa Tengah dengan skor 68.3 merupakan hasil terbaik kedua setelah Yogyakarta, sedangkan IPLM di Jawa Tengah 11.33 peringkat ke 15 dari 34 Provinsi sehingga masih perlu ditingkatkan.

26-1

Pengukuhan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Tengah masa bakti 2023 s.d 2026

SEMARANG – Jawa Tengah cukup berbangga hati mempunyai kepengurusan Organisasi Profesi yang terus bergerak maju di tengah tengah kesulitan (pandemic covid tidak menyurutkan teman teman pengurus untuk selalu berupaya menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anggotanya.

Terima kasih kepada Bapak Itmammudin, S.S, M.IP yang telah memimpin IPI Jawa Tengah periode 2018 s.d 2022 dan Kepada Ibu Dyah Nugraheni Ketua IPI Terpilih Tahun 2023 s.d 2026 terus melanjutkan hal-hal yang baik dari kepengurusan yang lama dan berinovasi untuk program-program kerja yang baru (program program yang bermanfaat bagi anggota dan lembaga perpustakaan).

 

 
17-3

Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2022

JAKARTA – Dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bidang Perpustakaan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2022. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah meraih penganugerahan Nilai Tingka Kegemaran Membaca ( TGM ) tertinggi  dari target nasional 59.3 capaian Jawa Tengah 68.3 Disampaikan secara langsung ke kepala.Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Edy Supriyanta, ATD, SH, MM.

16-1

Rapat Koordinasi Peran Perpustakaan Desa Sebagai Layanan Informasi Utama Masyarakat Desa

SEMARANG – Kegiatan Rapat Koordinasi Peran Perpustakaan Desa Sebagai Layanan Informasi Utama Masyarakat Desa deangan tema ” Mencegah Radikalisme dan Terorisme Melalui Perpustakaan Desa ”  berlangsung pada 9 Maret 2022 bertempat di Gedung Gradika Bhakti Praja. Dalam acara ini hadir dr. Yulianto Plh. Sekda Provinsi Jawa Tengah serta narasumber – narasumber dari Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Disperakim dukcapil Provinsi Jawa Tengah, dan Pustakawan Ahli Utama Provinsi Jawa Tengah. Turut hadir Kepala Desa se Jawa Tengah.

Maksud dari Kegiatan Webinar Mencegah Radikalisme dan Terorisme Melalui Perpustakaan Desa adalah memberikan wadah kepada Pemerintahan Desa tentang pentingnya penguatan literasi bagi masyarakat.

Tujuan dari kegiatan Webinar Mencegah Radikalisme dan Terorisme Melalui Perpustakaan Desa  adalah menumbuh kembangkan cinta NKRI melalui peran perpustakaan desa, menangkal berita hoax di era digital, memotivasi peserta dalam mengembangkan perpustakaan desa di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Arpus Provinsi Jawa Tengah menyampaikan ” bahwa Jumlah Perpustakaan Desa Di Jawa Tengah baru mencapai 3.905 (data tahun 2020) dari 8.559 Desa/Kelurahan di Jawa Tengah, baru sekitar 40 %, semoga dengan pertemuan ini dapat mendorong percepatan pertumbuhan Perpustakaan Desa di Jawa Tengah “

Saat ini Perpustakaan telah bertransformasi, melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,  program ini mendorong perpustakaan sebagai tempat berkegiatan bagi masyarakat, mengubah paradigma bahwa perpustakaan tidak sekedar untuk tempat membaca dan meminjam buku, namun peran perpustakaan lebih pada penguatan literasi bagi masyarakat.

Dengan membaca buku + akses internet + pelatihan, masyarakat dapat meningkatkan potensinya, sehingga muncul ide-ide baru yang dapat bermanfaat untuk pengembangan diri.

Sudah banyak manfaat yang dirasakan masyarakat melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, seperti di Perpustakaan Desa Ngablak Kabupaten Magelang dengan bubuk kopi biji salak, Perpustakaan Desa Puro mengubah Ibu Nanik dari TKW menjadi pengusaha kripik pare dan sebagainya.

14-1

Webinar Lawan Hoax dan Literasi Pelajar

SEMARANG – Pelaksanaan Webinar yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Pepustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan Tema “LAWAN HOAX DAN LITERASI PELAJAR. Webinar ini berlangsung secara online dan offline yang bertempat di Gedung Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri Mahasiswa, SMA / SMK, dan SD.

Bapak Dr. Ir. Dwi Eko Waluyo, MM Selaku Narasumber yang akan memberikan pemahaman kepada kita semua tentang pentingnya sadar berliterasi agar mampu berfikir kritis, kreatif dan inovatif sehingga bisa memutus derasnya peredaran berita hoax, hate speech, dan radikalisme. Kawula muda memang menjadi sasaran empuk apalagi di era derasnya penggunaan media social yang mana pengguna terbanyak adalah para generasi muda ini.

Pada kesempatan kali ini Bapak Gubernur H. Ganjar Pranowo hadir secara online untuk memberikan motivasi dan arahan kepada adik-adik pelajar mahasiswa dan kita semua yang mengikuti webinar kali ini.

Pentingnya sadar berliterasi melalui arsip yang menjadi sumber informasi sebagai identitas dan jati diri bangsa, pendidikan karakter, serta berperan dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme. Kita juga bisa memanfaatkan bahan bacaan yang tersedia di perpustakaan agar tercipta masyarakat yang kritis dan berwawasan luas dalam mencari informasi yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidupnya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang

Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta dan pemustaka dapat memperoleh ilmu pengetahuan yang bermanfaat sehingga budaya literasi masyarakat Jawa Tengah pada khususnya dan Indonesia pada umumnya bisa meningkat