0372c46215b430650a9de8222b487996

Pemilihan Arsiparis Teladan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023

Semarang – Kegiatan Pemilihan Arsiparis Teladan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 dilaksanakan dengan maksud untuk meningkatkan kompetensi, dan profesional serta memberikan apresiasi kepada Arsiparis dalam pengelolaan arsip. Dalam kegiatan pemilihan arsiparis teladan, ini mengambil tema  “Inovasi dan Peran  Arsiparis  dalam  mendukung Program Arsip Digital”.  Peserta Pemilihan Arsiparis Teladan adalah arsiparis pada Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah yang dibagi dari 2 kategori ialah Arsiparis Kategori Keahlian dan Arsiparis Kategori Keterampilan.

Serta Penyerahan hadiah dan piagam Lomba Video Kreatif Tertib Sadar Arsip di Lingkungan SLTA di Jawa Tengah, diikuti 135 judul video dari 135 SLTA Negeri dan Swasta. 

Kedua kegiatan diatas tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 Maret 2022 selama 2 hari di Aula Lantai IV Gedung Perpustakaan Dinas Arpus Provinsi Jawa Tengah, Semarang.

09edc25538cda777753f71cb8a13e3b5

Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan Di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023

SEMARANG – Dalam rangka membentuk dan mengembangkan tenaga perpustakaan yang dapat mewujudkan ekspektasi perpustakaan sebagai institusi penyedia informasi yang valid dan berkualitas, maka pustakawan dan tenaga perpustakaan perlu menyikapi serta memanfaatkan progresivitas masyarakat Indonesia dalam pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar.

Tenaga perpustakaan tidak hanya dituntut untuk melaksanakan tugas-tugas kepustakawanan berdasarkan keilmuan di bidang perpustakaan, tetapi juga harus mampu mencermati perubahan-perubahan  yang terjadi dalam masyarakat untuk kepentingan peningkatan kinerja perpustakaan. Dengan demikian tujuan perpustakaan untuk memberikan layanan yang berkualitas dan berorientasi bagi kepentingan pemustaka dapat dilaksanakan dengan baik.

Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan ini dapat mengimplementasikan sekaligus sebagai motivasi dan inspirasi dalam pengembangan diri dalam memajukan perpustakaan

b451fa1175363eb146f8fa91b443a720

Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2023

JAKARTA – Rakornas Tahun 2023 mengusung tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Kesejahteraan, Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19”. Sekretaris Utama Perpusnas, Ofy Sofiana mengatakan, program TPBIS dijalankan oleh Perpusnas dengan dukungan dari Bappenas RI sejak 2018 dan program TPBIS juga menjadi topik utama karena dinilai efektif dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Ketua Panitia Rakornas 2023, Joko Santoso menerangkan bahwa konsep program TPBIS ialah merancang perpustakaan sebagai ruang publik terbuka bagi masyarakat untuk berlatih secara kontekstual, berlatih keterampilan pun kecakapan dan berbagi pengalaman.Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2023 rencananya telah diselenggarakan pada 6-7 Maret 2023 secara hibrida di Hotel Pullman Jakarta Central Park dan melalui aplikasi Zoom.

Provinsi Jawa Tengah raih Terbaik II Nasional untuk Kategori Tingkat Kegemaran Membaca. Dalam Acara Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional hari Senin, 06 Maret 2023, Jawa Tengah diwakili oleh Ibu Sapta Hermawati, SH, MM selaku Plh. Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan dari Perpusnas. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bapak Syarif Bando Selaku Kepala Perpusnas. Semoga prestasi ini terus bertahan dan kedepan bisa meraih terbaik Pertama. Terima kasih juga kepada segenap warga Jawa Tengah yang telah mensupport dan memberikan sumbangsihnya sehingga prestasi ini bisa diraih.

04b7ccfcf4d835970a967bda2c790f99

Forum Perangkat Daerah Penyusunan Renstra Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024-2026

SEMARANG – Forum Perangkat Daerah (Forum PD) Penyusunan Renstra Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024-2026 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2022 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Bagi Daerah Dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir Pada Tahun 2023 dan Daerah Otonom Baru (DOB)

Harapan dengan adanya forum ini, program dan kegiatan bidang kearsipan dan perpustakaan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2024-2026 lebih terarah sesuai dengan target kinerja yang telah di tetapkan.

Turut mengundang dari DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bappeda, Akademisi, OPD lainnya yang terkait serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten/kota. Diharapkan dalam diskusi nanti semua unsur / peserta dapat memberikan masukan dan saran yang konstruktif didalam menyempurnakan Rancangan Awal Renstra Dinas Arpus Provinsi Jawa Tengah tahun 2024-2026. Hasil Forum ini kemudian akan dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan Hasil Forum yang ditandatangani oleh masing-masing perwakilan forum.

440ecac1c86c4f8f8796757b167ed3e1

Penominasian Arsip Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Pada Masa Kolonial 1874-1929 sebagai Memori Kolektif Bangsa

SEMARANG – Tahun ini Dinas Arpus Jateng menominasikan Arsip Pembangunan Infrastruktur Pendidikan pada masa Kolonial 1874-1929 sebagai Memori Kolektif Bangsa. Arsip tersebut adalah arsip-arsip dari Tweede Waterstaat te Semarang, salah satu khazanah arsip Dinas Arpus Jateng. Para anggota tim secara maraton membahas penominasian tersebut.

Infrastruktur adalah seluruh struktur dan juga fasilitas dasar, baik itu fisik maupun sosial seperti bangunan, listrik, irigasi, jalan, jembatan dan lain sebagainya yang dibutuhkan untuk operasional aktivitas masyarakat maupun perusahaan. Infrastruktur pendidikan pada masa Kolonial Belanda pada hakekatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah pendudukan pemerintah Belanda di Indonesia. Infrastruktur pendidikan dipengaruhi oleh percampuran budaya antara bangsa pendatang dengan kebudayaan Indonesia yang beraneka ragam. Hal ini terlihat pada arsitektur bangunan dan bentuk kota yang ada di Indonesia merupakan gaya dan konsep arsitektur yang sedang berkembang di benua Eropa pada masa tersebut.

GAYA ARSITEKTUR INDISCHE EMPIRE. Gaya arsitektur ini berkembang dan populer pada periode tahun 1808-1811 dan diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels. Gaya arsitektur Indische Empire banyak berkiblat kepada gaya Kekaisaran Neoklasik Prancis yang juga kerap dikenal sebagai gaya imperial, yang berkembang di pertengahan abad ke-18 sampai akhir abad ke-19 yang timbul akibat adanya akulturasi kebudayaan Belanda, Indonesia, dan Cina. 

GAYA ARSITEKTUR KOLONIAL TRANSISI. Setelah tren arsitektur Indische Empire mulai surut, muncul gaya Arsitektur Kolonial Transisi. Periode ini terbilang cukup singkat, hanya berlangsung sejak akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, tepatnya pada tahun 1890 hingga 1915. Gaya arsitektur ini disebut sebagai gaya transisi karena pada saat itu di Hindia Belanda terjadi modernisasi, baik itu pada bidang teknologi maupun dari segi kebijakan yang dibuat oleh pemerintah kolonial.

GAYA ARSITEKTUR KOLONIAL MODERN. Ini merupakan gaya arsitektur yang hadir sebagai hasil protes yang dilontarkan oleh arsitek-arsitek Belanda terhadap gaya Indische Empire yang terjadi setelah tahun 1900. Gaya arsitektur modern ini berlangsung cukup lama, yakni selama periode tahun 1915-1940.

22fa590fe6ba05174a783e153800b89e

Rakor Pengelolaan Bidang Kearsipan Dan Perpustakaan Se Jawa Tengah Tahun 2023

KLATEN – Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Edy Supriyanta ATD, SH, MM juga selaku Pj. Bupati Kab. Jepara, memberikan sambutan pembukaan Rakor Pengelolaan Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Se-Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 yang dilaksanakan di Hotel Tjokro Klaten tanggal 15-16 Februari 2023.

Rakor ini sangat strategis sebagai sarana untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan di bidang kearsipan dan perpustakaan sekaligus untuk evaluasi bersama atas program-program yang sudah laksanakan.

Dengan dilaksanakannya rakor ini dapat terwujud kesepahaman kebijakan di bidang kearsipan dan perpustakaan dan evaluasi bersama atas program/kegiatan yang sudah terlaksana sehingga diperoleh langkah apa saja yang akan dilaksanakan di masa mendatang. Seiring dengan hal tersebut juga ada kesatuan langkah untuk meningkatkan peran dan fungsi lembaga kearsipan dan perpustakaan di Jawa Tengah.

3217dce989c5527a296de98fb57d2a71

Penyerahan Sertifikat Unesco RC Prof. Soeharso Surakarta Sebagai Memory Of The World

SEMARANG – Arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta menuju MoW (Memory of the World) perjalanannya cukup panjang. Diawali dengan kegiatan akuisisi arsip yang dilakukan oleh Arsip Nasional Wilayah Propinsi Jawa Tengah pada 27 September 1997

Pada bulan April 2022 arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta kami usulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) dan oleh Arsip Nasional RI ditetapkan sebagai MKB pada tanggal 18 Mei 2022, tepatnya pada Hari Kearsipan ke 51 Tahun.

Informasi yang terkandung dalam arsip-arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta bukan hanya lingkup nasional tetapi kegiatan yang dilakukan menyentuh ke lingkup regional bahkan internasional. Sehingga Arsip Nasional RI mengusulkan arsip-arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta menuju ke Memory of the World Committee for Asia the Pasific (MoWCAP) dan pada tanggal 26 Nopemer 2022 ditetapkan oleh UNESCO sebagai MoWCAP.

Hal ini sangat membanggakan bukan hanya Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah saja tetapi juga membanggakan bangsa Indonesia. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk lebih baik lagi dalam mengelola arsip-arsip yang menjadi khazanah.

4a630d2e593357844e1dcc0fa38cadfd

Pemilihan Arsiparais Teladan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

SEMARANG-Pemilihan Arsiparis Teladan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya kearsipan, sehingga lebih profesional dalam melaksanakan kegiatan kearsipan. Selain itu kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap prestasi dan profesionalisme arsiparis dalam melaksanakan tugas dan kegiatan di bidang kearsipan

Transformasi teknologi berlangsung secara cepat di segala bidang, sehingga arsiparis harus bisa mengikuti perkembangan dan menguasai teknologi. Penguasaan teknologi tidak berarti harus mampu membuat aplikasi atau website yang rumit. Hal-hal sederhana seperti mengolah data dengan komputer serta membuat presentasi akan sangat membantu arsiparis untuk melaksanakan tugasnya.

Selain menguasai teknologi, arsiparis juga harus selalu siap mengembangkan diri dengan membaca, mengikuti berbagai seminar/webinar dan pelatihan kearsipan untuk meningkatkan profesionalisme. Arsiparis juga harus terlibat secara nyata dan mampu berkontribusi dalam setiap kegiatan kearsipan terutama dalam menjaga dan melestarikan arsip sebagai memori kolektif bangsa.

24-2

Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

BANDUNGAN-Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional   Sadar   Tertib   Arsip   (GNSTA)   Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 bertema “Kebijakan Pengawasan Kearsipan Terhadap Tata Kelola Arsip Berbasis Elektronik“, tema tersebut    sebagai implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). SPBE sebagai upaya Pemerintahan dalam memanfaatkan  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  untuk memberikan  layanan  kepada  pengguna  SPBE,  termasuk untuk pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan.

Guna meningkatkan efektifitas pelaksanaan pengawasan kearsipan telah diterbitkan Peraturan Arsip Nasional RI Nomor 6   Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan yang mengatur pengawasan kearsipan terhadap penyelenggaraan   kearsipan   dan   penegakan   peraturan perundang-undangan kearsipan. Dengan diberlakukannya Peraturan tersebut, maka nilai hasil pengawasan suatu instansi   merupakan akumulasi nilai pengawasan kearsipan eksternal (60 %) ditambah nilai rata-rata pengawasan kearsipan internal (40 %).

Sebagai informasi Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2021   Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan  predikat  sangat  memuaskan    dengan  nilai 91,31. Dengan adanya Hasil tersebut jangan menjadikan kita cepat  puas,  karena  kedepan kita  harus  bekerja lebih keras lagi untuk melaksanakan penyelenggaraan kearsipan sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria, sehingga nilai  Pengawasan  Eksternal  maupun  Internal se Jawa Tengah  akan meningkat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pengawasan Internal terhadap  40  Perangkat  Daerah  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pengawasan Kearsipan Eksternal terhadap 35. Pemerintah Kab/Kota se Jawa Tengah sekaligus juga melaksanakan  verifikasi  terhadap  hasil  pengawasan kearsipan internal Perangkat Daerah Kab/Kota se Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran dana APBD  untuk melaksanakan kegiatan  monitoring  pengawasan  kearsipan  internal terhadap Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan oleh Tim Pengawas Kearsipan Daerah Provinsi. Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan kategori Sangat Memuaskan (AA) 2 Perangkat Daerah, Memuaskan (A) 6  Perangkat Daerah, Sangat Baik (BB)9 Perangkat Daerah, Baik (B) 13 Perangkat Daerah, Cukup (CC) 8 Perangkat Daerah, Kurang (C) 2 Perangkat Daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan amanat tersebut diatas, Tahun 2022 telah melaksanakan Pengawasan Kearsipan Eksternal terhadap Pemerintah Kab/Kota se Jawa Tengah dan melakukan verifikasi terhadap hasil pengawasan kearsipan internal Perangkat Daerah Kab/Kota se Jawa Tengah. Hasil Pengawasan   Kearsipan   Eksternal   Kab/   Kota   Se-Jawa Tengah diserahkan kepada masing-masing Bupati dan Walikota se Jawa Tengah, dengan kategori Memuaskan (AA) 5 Kab./Kota, Sangat Baik (BB) 8 Kab./Kota, Baik (B) 13 Kab./Kota, Cukup (CC) 4 Kabupaten, Kurang (C) 4 Kab./Kota, Sangat Kurang (D) 1 Kabupaten. 

Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip Pemerintah Provinsi Jawa Tengah oleh Bapak Sekda. GNSTA merupakan upaya untuk membangun kesadaran semua elemen masyarakat terhadap pentingnya mengelola arsip, khususnya yang terkait dengan birokrasi pemerintah

23-2

Sosialisasi Capaian Program TPBIS Jawa Tengah

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah sampai tahun 2022 ada 34 Kabupaten/kota yang telah menjadi mitra program dari 34 Kabupaten/Kota sudah dikembangkan di Perpustakaan Desa. Program Perpuseru tidak ditinggalkan oleh Perpustakaan Nasional, melalui PIC (Peson In Charge) dan Fasilitator Daerah tetap melaporkan progres 3 strategi program ke dalam Sistem Informasi Manajemen Program TPBIS, dari SIM ini nanti akan terlihat Perpustakaan mana saja yang berkomitmen mengimplementasikan program, sehingga mendapatkan peluang untuk dikembangkan di Perpustakaan Desa/Kelurahan, sebagai contoh Kabupaten Jepara.

Bersasarkan hal tersebut Dinas Arpus Jateng berupaya untuk mensosialisasikan kembali Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inkluisi Sosial kepada 35 Kabupaten /Kota mengingat ada beberapa Pejabat yang membidangi sudah purna tugas, mutasi, masuk menjadi inpassing Pustakawan, sehingga perlu untuk menunjuk kembali PIC di Kabupaten/Kota untuk mempermudah Koordinasi.