Purwokerto – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar Pameran Perpustakaan dan Arsip pada tanggal 17-20 Oktober di Rita Supermall Purwokerto. Disana tidak hanya menyajikan pameran Perpustakaan dan Arsip saja, ada kegiatan lain seperti, festival musik etnik, seminar anti narkoba dan anti korupsi, workshop, pemutaran film dan spesial perfome dari penyanyi Virzha. Pameran bertema ” Dari Jawa Tengah Menuju Indonesia Pintar dan Bermartabat”.
Pembukaan berlangsung meriah diawali dengan penampilan pembacaaan puisi dan tari dari anak-anak tunarungu dari SLB Yakut Purwokerto. Dilanjut dengan sambutan Bapak Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Prijo Anggoro BR, SH, M.Si dan pemukulan gong tanda pameran resmi di buka.
Pameran Perpustakaan dan Arsip Jawa Tengah diikuti oleh 62 stand yang terdiri dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kota Provinsi Jawa Tengah, intansi vertikal seperti OJK, Museum BPK dan Balai Konservasi Borobudur.
Pada era globalisasi dan revolusi industri 4.0, perkembangan TIK berdampak pada semua aspek kehidupan, termasuk juga di bidang manajemen kearsipan. Manajemen kearsipan memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya penyelenggaraan negara dan pemerintahan yang baik dan benar serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kemajuan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja pelayanan di bidang kearsipan meliputi pengelolaan arsip sejak tercipta, disimpan, dipelihara sampai dengan dilayankan kepada pengguna (user). Menghadapi era Revolusi Industri 4.0, suatu Instansi dituntut adanya kecepatan dalam pengambilan keputusan ditengah situasi disruptif, sehingga diperlukan ketersediaan arsip yang berisi informasi yang cepat dan tepat. Penyediaan arsip secara cepat dan tepat, tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi diperlukan keterampilan mengelola arsip dengan menggunakan teknologi informasi. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya perubahan “mind-set” dan “culture-set” serta pengembangan budaya kerja.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan pada Tahun 2019 melaksanakan kegiatan Pengkajian Bidang Kearsipan dengan tema “Pengelolaan Arsip Berbasis Teknologi Informasi Pada Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah”, dengan maksud untuk mengetahui sejauhmana LKD Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pengelolaan arsip berbasis TIK sebagai tuntutan dalam menghadapi era globalisasi dan revolusi industri 4.0. Pada tahun 2019 Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kajian bidang kearsipan bekerjasama dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dalam pengolahan data sampai dengan penyusunan laporan hasil kajian.
Narasumber dan Moderator Sosialisasi Kajian Bidang Kearsipan, terdiri dari :
Kepala Pusat Data Dan Informasi Arsip Nasional RI (Bpk. Widarno, SH. MH);
Tim Kajian dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (Bpk Teguh Wahyono, M.Cs);
Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Jawa Tengah (Bpk. Joko Pamungkas).
Dipandu moderator Dr. Alamsyah, M.Hum dari Universitas Diponegoro.
Peserta Sosialisasi, terdiri dari Kepala Lembaga Kearsipan Daerah dan Pejabat Struktural yang membidangi Pengelolaan Arsip Berbasis TI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebanyak 70 orang;
Hasil pelaksanaan Sosialisasi Hasil Kajian Kearsipan diharapkan dapat memperoleh rekomendasi yang dapat dilakukan oleh LKD Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pengelolaan arsip berbasis teknologi dan informasi, sesuai dengan perkembangan era globalisasi dan revolusi industri 4.0.
Semarang – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah telah selesai melakukan kegiatan Lomba Bidang Kearsipan Dan Perpustakaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Berikut merupakan pemenang lomba di setiap kategori :
Lomba Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tk. Provinsi Jawa Tengah
Juara I : Latifah Wahyuni, A.Md – SMPN 7 Kota Magelang
Juara II : Budi Setyono, S.IP – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap
Juara III : Dicki Agus Nugroho – Universitas Tidar Magelang
Harapan I : Triningsih, S.IP – IAIN Surakarta
Harapan II : Mukhammad Farid Rohmawantika, S.Sos – Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kabupaten Blora
Harapan III : Leni Deswita, S.I.Pust – SMKN 2 Purwodadi
Lomba Penulisan Artikel Populer Tingkat SLTA Tk. Provinsi Jawa Tengah
Juara I : Teyaman Satya Riyadi – SMK Negeri 1 Cilacap
Juara II : Bunga Pertiwi – SMA Negeri 6 Semarang
Juara III : Deksa Alenia Isna – SMA Negeri 1 Boja Kendal
Harapan I : Muhammad Addi Syirfan – SMAN 4 Pekalongan
Harapan II : Tia Nur Naiska – MAN 2 Wonosobo
Harapan III : Rif’atun Nashihah – SMK Negeri 1 Purwodadi
Lomba Bercerita Bagi Siswa SD/MI Tk Provinsi Jawa Tengah
Juara I : Rendy Dwi Aditya – SD Negeri Mondoteko Kabupaten Rembang
Juara II : Scarlet Destina Maharani – SD IT AL-IHSAN NGASEM Colomadu Kabupaten Karanganyar
Juara III : Arya Barra Setya Armantika – SD Negeri 1 Tegawanuh Kabupaten Temanggung
Harapan I : Korynna K – SD Negeri 1 Sambi kabupaten Boyolali
Harapan II : Zhara Mulan A – SD Negeri 4 Sokanandi Kabupaten Banjarnegara
Harapan III : Mahisa Ayu Fitria Anjani – SD Negeri Tambaksari 02, Kabupaten Cilacap
Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tk. Provinsi Jawa Tengah
Juara I : Perpustakaan KUCICA Desa Tulakan Kec. Donorojo – Kabupaten Jepara
Juara II : Perpustakaan CERAH Desa Wonopringgo Kec. Wonopringgo – Kabupaten Pekalongan
Juara III : Perpustakaan AL-ISHLAH Desa Kalitinggar Kidul, Kec. Padamara – Kabupaten Purbalingga
Harapan I : Perpustakaan CAHAYA ILMU Desa Karanganyar Kec Patikraja – Kabupaten Banyumas
Harapan II : Perpustakaan CEMPAKA Desa Karangkulon Kec. Wonosalam – Kabupaten Demak
Harapan III : Perpustakaan NGUDI ILMU Desa MUkiran, Kec. Kaliwungu – Kabupaten Semarang
Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat SLTA Tk. Provinsi Jawa Tengah
Juara I : Perpustakaan SMA Negeri 1 Purballingga – Kabupaten Purbalingga
Juara II : Perpustakaan SMA Negeri 3 – Kota Salatiga
Juara III: Perpustakaan SMA Negeri 1 – Kabupaten Wonogiri
Harapan I : Perpustakaan SMA Negeri 1 Gombong – Kabupaten Kebumen
Harapan II : Perpustakaan SMA Negeri 1 Ajibarang – Kabupaten Banyumas
Harapan III : Perpustakaan SMA Negeri 1 Ngemplak – Kabupaten Boyolali
Lomba Perpustakaan Umum Kabupaten / Kota
Juara I : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan – Kota Salatiga
Juara II : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan – Kabupaten Kebumen
Juara III : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan – Kota Surakarta
Harapan I : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan – Kabupaten Wonosobo
Harapan II : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan – Kabupaten Jepara
Harapan III : Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan – Kota Magelang
Lomba Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kabupaten / Kota
Juara I : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Daerah – Kabupaten Wonosobo
Juara II : Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah – Kabupaten Magelang
Juara III : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Daerah – Kabupaten Cilacap
Harapan I : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Daerah – Kabupaten Pekalongan
Harapan II : Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Daerah – Kabupaten Banyumas
Harapan III : Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah – Kabupaten Klaten
Pemilihan Arsiparis Teladan Kategori Keahlian
Juara I : Rita Umami, S.ST, Ars – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo
Juara II : Rosa Delima NW, S.ST, Ars – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Purworejo
Juara III : Apriyani, S.Sos – Bappeda Prov. Jateng
Harapan I : Sapto Pamungkas, S.A.P – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Wonosobo
Harapan II : Umi Rohmah, S.Kom – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap
Harapan III : Agustinus Muning, S.S.A.P – Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Blora
Lomba Arsiparis Teladan Kategori Ketrampilan
Juara I : Krida Tya Yudha, A.Md – Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Purworejo
Juara II : Agustina Dwi Krismayanti, A.Md – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Magelang
Juara III : Veronica Sri Rejeki, A.Md – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap
Harapan I : Eleonora Windasari Diyaningratri, A.Md – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Semarang
Harapan II : Dwi Yulia Setiani, A.Md – Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Magelang
Harapan III : Ragil Sulistyo Titis Tebriasasi, A.Md – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Jepara
Wonogiri- Bertempat di Lapangan Giri Krida Bakti, Kabupaten Wonogiri dilaksanakan Kegiatan Pembukaan Pesta Rakyat dalam rangka HUT Jawa Tengah ke 69, Tahun 2019, di Kabupaten Wonogiri dengan tema Ngrumat Bebrayan, Jumat (23/8) pagi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo beserta Atiqah Ganjar Pranowo, Wagub Jateng Taj Yasin, Pangdam IV Diponegoro Mayjend Muhammad Effendi, jajaran Forkompinda Wonogiri dan tamu undangan lainnya.
Sambutan Bupati Joko Sutopo menyampaikan salam hormat dari Masyarakat Kabupaten Wonogiri atas kepercayaan Kepada Kabupaten Wonogiri untuk menggelar HUT ke 69 Propinsi Jateng.
Dijelaskannya tema HUT ke 69 Ngrumat Bebrayan ini merupakan satu komitmen bersama untuk menggaungkan semangat kebangsaan kita. Berbangsa dan bernegara satu tugas membangun kebersamaan, menjaga nilai- nilai toleransi, menjaga semangat kerukunan, menjaga kebhinekaan, menghidupkan kembali ideologi berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila.
“Di Kabupaten Wonogiri selama 3 hari kedepan, akan terlaksana kegiatan- kegiatan yang luar biasa, marilah kita sukseskan Pesta Rakyat HUT dengan menjaga keamanan dan ketertiban, berpartisipasi aktif menggirohkan semangat nasionalisme, Kabupaten Wonogiri menjadi ikon Pancasila, Kebhinekaan yang kita perjuangkan,” jelasnya.
Sambutan Gubernur Jateng mengajak tamu undangan dan masyarakat yang hadir bersama- sama mendo’a kan Almarhum KH Mohammad Zubair.
“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak bupati yang berkenan menjadi tuan rumah pada acara Pesta Rakyat Jawa Tengah 2019 pada pagi hari ini,” katanya.
“Pada hari ini saya disambut dengan kesenian tari yang unik saya membayangkan jika 1000 peserta pentas seni di mainkan secara bersama maka akan terlihat begitu indah kesenian di jawa tengah khususnya yang berada di Kabupaten Wonogiri,” bebernya.
Ganjar menambahkan tema acara pada pagi hari ini adalah Ngrumat Bebrayan adalah filosofi persatuan dan kesatuan dan semangat gotong-royong masyarakat.
“Kami ucapakan terimakasih kepada pemerintah kabupaten yang hadir memberikan pertunjukan seni pada acara ulang tahun Jateng,” tegasnya.
Selanjutnya rombongan Gubernur Jateng melaksanakan pembukaan Pameran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi Jateng di Komplek GOR Giri Mandala, Wonogiri.
Untuk menarik minat masyarakat dalam membaca pembukaan Pekan Raya Buku (PRB) Batang digelar lebih meriah.
Pembukaan dimeriahkan dengan pembacaan dongeng cerita anak Timun emas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Uni Kuslantasi Wihaji dengan diperankan oleh siswa SDN Kauman 7, serta ditutup dengan pesta kembang api.
“Kalu sekedar pameran buku saya rasa penontonya tidak seramai ini, tapi dikemas dengan pasar raya multi produk sehingga ada daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang pingin membeli produk dan buku,” tutur Bupati Batang Wihaji usai membuka Pekan Raya Buku multi produk 2019 di Jalan Vetaran Batang Selasa, (30/7) malam.
Wihaji mengatakan pekan raya ini tetap menyemangatkan budaya literasi membaca buku yang sudah digelar kedua kali dimana setiap tahun lebih meriah inovatif, kreatif dengan menggandeng satuan pendidikan.
“Dengan melibatkan satuan pendidikan yang menampilkan dongeng cerita dan tarian sangat menarik, karena budaya ini sudah mulai ditinggalkan,” jelasnya.
Menurutnya di Kabupaten Batang literasi dan budaya membaca mulai tumbuh, terutama di satuan pendidikan atau sekolah – sekolah.
“Memang ada beberapa perusahaan yang menyisihkan Corporate Social Responsibility (CSR)nya melakukan pendampingan terhadap literasi di barbagai sekolah dan desa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan gerakan satu Aparatur Sipil Negara (ASN) satu buku merupakan contoh kepada masyarakat, karena kalau menyerukan gerakan tanpa memberikan contoh masyarakat sulit untuk meniru.
“Masyarakat sekarang itu cerdas, sehingga harus ada sejarah sukses atau contoh, jangan ngomong saja, maka dari itu kita selaku ASN memberikan contoh yang diharpkan menjadai gerakan tahunan,” tandasnya.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang Rahmat Nurul Fadilah menjelaskan Pekan Raya ini akan berlangsung selama 7 hari mulai 30 Juli hingga 5 Agustus mendatang.
“Selama pekan raya berlangsung digelar aneka lomba untuk pelajar sekolah, workshop dan mendongeng bersam Bunda Literasi Batang, Festival Dolanan anak,” jelasnya.
Disampaikannya, yang tak kalah menariknya dan dinanti oleh pelaku atau pegiat lietarsi yakni Malam Gemilang Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2019, dimana menjadi malam apresiasi untuk masyarakat pegiat literasi di Batang.
“Ada banyak acara menarik yang sudah kami persiapkan, salah satunya Malam Gemilang Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2019, dimana menjadi malam apresiasi untuk masyarakat pegiat literasi di Batang shingga diharapkan nantinya semakin banyak masyarakat yang peduli dan mendukung iklim literasi di Batang,” pungkasnya.
Bidang Pembinaan, Pengembangan, dan Pengawasan Kearsipan (P3K) melaksanakan kegiatan Pembinaan Kearsipan Di beberapa Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat Perangkat Daerah di Provinsi Jawa Tengah dalam melakukan penataan arsip. Pelaksanaan pembinaan ini dilakukan selama 10 Hari di 10 Perangkat Daerah.
Pembinaan ini direspon positif dari para perangkat daerah. Dari hasil evaluasi kearsipan pada perangkat daerah yang dilakukan oleh Bidang P3K Dinas Arpus, para perangkat daerah diharapkan memperbaiki hasil tersebut. Tidak hanya secara teori tetapi secara praktik dilakukan pendampingan dalam melakukan penataan arsip. Nantinya kegiatan ini akan dinilai kembali oleh Dinas Arpus dalam rangka pelaksanaan penataan arsip agar dapat mempermudah pencarian arsip – arsip.
Kendal – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal kembali berpartisipasi dalam acara Car Free Day pada hari Minggu 5 Mei 2019 di Stadion Baru Kendal. Car Free Day banyak dimanfaatkan warga Kabupaten Kendal untuk refreshing dan salah satu alternatif rekreasi gratis dan kemudian dimanfaatkan oleh Dinarpus Kendal untuk membuka Layanan Perpustakaan Keliling di acara Car Free Day ini. Antusias warga yang hadir di acara CFD ini pun sangat besar, memilih dan membaca buku yang mereka inginkan tanpa harus ke perpustakaan menjadi kelebihan dan nilai plus Pusling untuk memudahkan warga membaca buku melalui layanan jemput bola ini.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan Dan TIK untuk Layanan Perpustakaan, Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, tanggal 29 April 2019 sampai dengan 3 Mei 2019, di Hotel Star, Semarang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 52 orang, yang terdiri dari 3 Kabupaten yaitu Dinas Arpus Kabupaten Brebes, Kendal, dan Magelang masing-masing Kabupaten 6 Desa yang ada di Jawa Tengah, serta dari Dinas Kearsipan Dan perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.
Dalam sambutannya Bapak Kapusdiklat Perpusnas RI menyampaikan para peserta akan diajari tentang Strategi Pengembangan Perpustakaan (SPP) yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasi, Pelibatan Masyarakat, dan Advokasi sehingga diharapkan dengan bekal ini maka Perpustakaan Desa dapat menjadi pusat berkegiatan bagi masyarakat desa sesuai dengan kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraanya. Perpustakaan Nasional RI mengusung Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengan kegiatan Literasi Untuk Kesejahteraan, pengelola perpustakaan desa diajari 3 strategi diatas guna mengembangkan layanan perpustakaan desa.
Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan (SPP) dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Prijo Anggoro BR, SH, M.Si dalam sambutannya bapak kepala dinas menyampaikan kepada para peserta Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan ini nantinya para peserta dapat mengembangkan layanan perpustakaan desa memfasilitasi kebutuhan masyarakat desa, sehingga masyarakat desa dapat memanfaatkan perpustakaan untuk mengembangkan kemampuan dan ketrampilan guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Lebih mendalam bapak kepala dinas menyampaikan bahwa perpustakaan desa berperan membantu dalam pengentasan kemiskinan dengan bertransformasi yaitu menjadikan perpustakaan sebagai pusat berkegiatan bagi masyarakat sehingga pengelola perpustakaan bersinergi dengan stake holder terkait untuk melatih pemustaka dengan ketrampilan yang dibutuhkan, karena lebih dari 55% masyarakat Indonesia yang menyelesaikan pendidikannya adalah Functionally Illiterate yaitu kurangnya kemampuan membaca dan menulis untuk mengelola kehidupan sehari-hari dan pekerjaannya, yang membutuhkan kemampuan membaca yang melebihi tingkatan dasar. Akhirnya cenderung berakhir di sektor-sektor pekerjaan dengan produktivitas rendah. Sebagai contohnya Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Kendal memfasilitasi pelatihan untuk para Tuna Netra dengan ketrampilan memijat di Dinas Arpus Kabupaten Kendal dengan mendatangkan Ahli pijat dari Kendal sebagai pelatihnya, dan sekarang salah seorang yang dilatih Bapak Slamet dan Isterinya beliau berdua Tuna Netra sudah bisa membuka praktek pijat sendiri sehingga kesejahteraanya meningkat tidak tergantung lagi pada belas kasihan para tetangga dan bisa menyekolahkan putranya. Sebelum mengakhiri sambutannya, bapak kepala dinas sekali lagi menekankan bahwa nanti sampai di rumah langsung di terapkan dalam pengembangan pelayanan perpustakaan desa, sehingga masyarakat akan merasakan langsung manfaatnya perpustakaan guna meningkatkan Kesejahteraan Hidupnya.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan Tahun 2019 di Hotel Horison, Semarang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 150 orang, yang terdiri dari perwakilan Dinas Arpus di Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Tengah, Pustakawan dari Dinas Kearsipan dan perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Pustakawan Perguruan Tinggi, Pustakawan Perpustakaan Sekolah SMA/SMK serta MA, Pustakawan Perpustakaan Khusus, dan Pengelola Rumah Pintar.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Prijo Anggoro BR, SH, MSi dengan menghadirkan nara sumber pertama Pustakawan Ahli Utama Ibu Dra. Fathmi, SS yang menyampaikan materi Perpustakaan Pusat Belajar Masyarakat Sepanjang Hayat. Dan pemateri berikutnya adalah Pustakawan dari Perpustakaan Nasional RI.
Dalam sambutannya bapak kepala dinas menyampaikan kepada para peserta Bimbingan Teknis untuk mengikuti bimtek dengan serius dan focus sehingga dapat menyerap dengan baik materi yang disampaikan. Lebih mendalam bapak kepala dinas menyampaikan bahwa tentang perlunya pengelola perpustakaan untuk mengubah paradigma menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar bagi masyarakat sehingga pengelola harus bekerja secara professional dan melayani dengan ikhlas. sebagai contohnya beliau menyampaikan perlunya inovasi layanan secara terus menerus sehingga sesuai dengan kebutuhan serta kemajuan yang ada. Sebelum mengakhiri sambutannya, bapak kepala dinas sekali lagi menekankan untuk sepulangnya dari Bimbingan Teknis ini langsung bisa diimplementasikan di lapangan, sehingga masyarakat akan merasakan keberadaan perpustakaan.
Semarang – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Seminar, serta Pengukuhan Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jawa Tengah Periode 2018-2021 oleh Ketua Pengurus Pusat (PP) IPI di Hotel Noormans, Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan Pengurus Daerah Ikatan pustakawan indonesia di Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Tengah, Pustakawan dari Dinas Kearsipan dan perpustakaan, Pustakawan Perguruan Tinggi, Pustakawan Perpustakaan Sekolah, Pustakawan Perpustakaan Khusus, Pegiat Literasi dan juga pemerhati perpustakaan. Acara ini juga dihadiri oleh para pakar perpustakaan, dan juga para Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sejumlah 150 orang.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Bapak Prijo Anggoro BR, SH, MSi dengan menghadirkan nara sumber pertama Ketua Pengurus Pusat (PP) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Bapak T. Syamsul Bahri, ST.,M.Si yang menyampaikan materi mengenai Program Nasional revitalisasi Perpustakaan umum berbasis inklusi sosial. Dan nara sumber kedua Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Jawa Tengah Bapak Itmamudin, SS.,M.IP yang menyampaikan materi mengenai peran Jateng-Gayeng dalam mendukung pustakawan berkarya. Dan narasumber ketiga bapak Sulhan dari FIKOM-UGM yang merupakan seorang dosen dan menyampaikan materi Capacity Building bagi Pustakawan.
Dalam sambutannya bapak kepala dinas menyampaikan kepada para pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Tengah yang telah dikukuhkan untuk terus berkarya bersama-sama dan bersinergi dengan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan Pembudayaan Kegemaran Membaca untuk Kesejahteraan Masyarakat. Lebih mendalam bapak kepala dinas menyampaikan bahwa tentang perlunya Pustakawan mempunyai filosofi seperti magnet, yaitu jadikan perpustakaan itu seperti magnet yang dapat menarik semua masyarakat yang ada untuk mendekat, tanpa di gerakkan dengan kekuatan dari luar, namun masyarakat tersebut datang dengan kesadarannya sendiri, dengan sukarela dan ikhlas tanpa harus di oyak-oyak dan di dorong-dorong. Hal ini dapat terwujud apabila Pustakawan dapat mengemas perpustakaan sedemikian rupa agar menjadi magnet yang menarik hati para pemustaka. sebagai contohnya beliau menyampaikan perlunya pojok-pojok baca di tempat yang strategis seperti di tempat-tempat umum, dan tempat-tempat nongkrong bagi generasi milenial, dengan mengemas perpustakaan rasa Cafe. Sebelum mengakhiri sambutannya, bapak kepala dinas akan berjanji siap memfasilitasi kegiatan para pustakawan Jawa Tengah untuk melakukan berbagai kegiatan kepustakawanan di Jawa Tengah, sebagai bentuk tanggungjawab sebagai organisasi pembina Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Tengah.