22fa590fe6ba05174a783e153800b89e

Rakor Pengelolaan Bidang Kearsipan Dan Perpustakaan Se Jawa Tengah Tahun 2023

KLATEN – Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Edy Supriyanta ATD, SH, MM juga selaku Pj. Bupati Kab. Jepara, memberikan sambutan pembukaan Rakor Pengelolaan Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Se-Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 yang dilaksanakan di Hotel Tjokro Klaten tanggal 15-16 Februari 2023.

Rakor ini sangat strategis sebagai sarana untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan di bidang kearsipan dan perpustakaan sekaligus untuk evaluasi bersama atas program-program yang sudah laksanakan.

Dengan dilaksanakannya rakor ini dapat terwujud kesepahaman kebijakan di bidang kearsipan dan perpustakaan dan evaluasi bersama atas program/kegiatan yang sudah terlaksana sehingga diperoleh langkah apa saja yang akan dilaksanakan di masa mendatang. Seiring dengan hal tersebut juga ada kesatuan langkah untuk meningkatkan peran dan fungsi lembaga kearsipan dan perpustakaan di Jawa Tengah.

3217dce989c5527a296de98fb57d2a71

Penyerahan Sertifikat Unesco RC Prof. Soeharso Surakarta Sebagai Memory Of The World

SEMARANG – Arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta menuju MoW (Memory of the World) perjalanannya cukup panjang. Diawali dengan kegiatan akuisisi arsip yang dilakukan oleh Arsip Nasional Wilayah Propinsi Jawa Tengah pada 27 September 1997

Pada bulan April 2022 arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta kami usulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) dan oleh Arsip Nasional RI ditetapkan sebagai MKB pada tanggal 18 Mei 2022, tepatnya pada Hari Kearsipan ke 51 Tahun.

Informasi yang terkandung dalam arsip-arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta bukan hanya lingkup nasional tetapi kegiatan yang dilakukan menyentuh ke lingkup regional bahkan internasional. Sehingga Arsip Nasional RI mengusulkan arsip-arsip Rehabiliatsi Centrum Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta menuju ke Memory of the World Committee for Asia the Pasific (MoWCAP) dan pada tanggal 26 Nopemer 2022 ditetapkan oleh UNESCO sebagai MoWCAP.

Hal ini sangat membanggakan bukan hanya Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah saja tetapi juga membanggakan bangsa Indonesia. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk lebih baik lagi dalam mengelola arsip-arsip yang menjadi khazanah.

4a630d2e593357844e1dcc0fa38cadfd

Pemilihan Arsiparais Teladan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

SEMARANG-Pemilihan Arsiparis Teladan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya kearsipan, sehingga lebih profesional dalam melaksanakan kegiatan kearsipan. Selain itu kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap prestasi dan profesionalisme arsiparis dalam melaksanakan tugas dan kegiatan di bidang kearsipan

Transformasi teknologi berlangsung secara cepat di segala bidang, sehingga arsiparis harus bisa mengikuti perkembangan dan menguasai teknologi. Penguasaan teknologi tidak berarti harus mampu membuat aplikasi atau website yang rumit. Hal-hal sederhana seperti mengolah data dengan komputer serta membuat presentasi akan sangat membantu arsiparis untuk melaksanakan tugasnya.

Selain menguasai teknologi, arsiparis juga harus selalu siap mengembangkan diri dengan membaca, mengikuti berbagai seminar/webinar dan pelatihan kearsipan untuk meningkatkan profesionalisme. Arsiparis juga harus terlibat secara nyata dan mampu berkontribusi dalam setiap kegiatan kearsipan terutama dalam menjaga dan melestarikan arsip sebagai memori kolektif bangsa.

24-2

Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

BANDUNGAN-Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional   Sadar   Tertib   Arsip   (GNSTA)   Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 bertema “Kebijakan Pengawasan Kearsipan Terhadap Tata Kelola Arsip Berbasis Elektronik“, tema tersebut    sebagai implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). SPBE sebagai upaya Pemerintahan dalam memanfaatkan  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  untuk memberikan  layanan  kepada  pengguna  SPBE,  termasuk untuk pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan.

Guna meningkatkan efektifitas pelaksanaan pengawasan kearsipan telah diterbitkan Peraturan Arsip Nasional RI Nomor 6   Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan yang mengatur pengawasan kearsipan terhadap penyelenggaraan   kearsipan   dan   penegakan   peraturan perundang-undangan kearsipan. Dengan diberlakukannya Peraturan tersebut, maka nilai hasil pengawasan suatu instansi   merupakan akumulasi nilai pengawasan kearsipan eksternal (60 %) ditambah nilai rata-rata pengawasan kearsipan internal (40 %).

Sebagai informasi Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2021   Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan  predikat  sangat  memuaskan    dengan  nilai 91,31. Dengan adanya Hasil tersebut jangan menjadikan kita cepat  puas,  karena  kedepan kita  harus  bekerja lebih keras lagi untuk melaksanakan penyelenggaraan kearsipan sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria, sehingga nilai  Pengawasan  Eksternal  maupun  Internal se Jawa Tengah  akan meningkat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pengawasan Internal terhadap  40  Perangkat  Daerah  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pengawasan Kearsipan Eksternal terhadap 35. Pemerintah Kab/Kota se Jawa Tengah sekaligus juga melaksanakan  verifikasi  terhadap  hasil  pengawasan kearsipan internal Perangkat Daerah Kab/Kota se Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran dana APBD  untuk melaksanakan kegiatan  monitoring  pengawasan  kearsipan  internal terhadap Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan oleh Tim Pengawas Kearsipan Daerah Provinsi. Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan kategori Sangat Memuaskan (AA) 2 Perangkat Daerah, Memuaskan (A) 6  Perangkat Daerah, Sangat Baik (BB)9 Perangkat Daerah, Baik (B) 13 Perangkat Daerah, Cukup (CC) 8 Perangkat Daerah, Kurang (C) 2 Perangkat Daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan amanat tersebut diatas, Tahun 2022 telah melaksanakan Pengawasan Kearsipan Eksternal terhadap Pemerintah Kab/Kota se Jawa Tengah dan melakukan verifikasi terhadap hasil pengawasan kearsipan internal Perangkat Daerah Kab/Kota se Jawa Tengah. Hasil Pengawasan   Kearsipan   Eksternal   Kab/   Kota   Se-Jawa Tengah diserahkan kepada masing-masing Bupati dan Walikota se Jawa Tengah, dengan kategori Memuaskan (AA) 5 Kab./Kota, Sangat Baik (BB) 8 Kab./Kota, Baik (B) 13 Kab./Kota, Cukup (CC) 4 Kabupaten, Kurang (C) 4 Kab./Kota, Sangat Kurang (D) 1 Kabupaten. 

Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip Pemerintah Provinsi Jawa Tengah oleh Bapak Sekda. GNSTA merupakan upaya untuk membangun kesadaran semua elemen masyarakat terhadap pentingnya mengelola arsip, khususnya yang terkait dengan birokrasi pemerintah

23-2

Sosialisasi Capaian Program TPBIS Jawa Tengah

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah sampai tahun 2022 ada 34 Kabupaten/kota yang telah menjadi mitra program dari 34 Kabupaten/Kota sudah dikembangkan di Perpustakaan Desa. Program Perpuseru tidak ditinggalkan oleh Perpustakaan Nasional, melalui PIC (Peson In Charge) dan Fasilitator Daerah tetap melaporkan progres 3 strategi program ke dalam Sistem Informasi Manajemen Program TPBIS, dari SIM ini nanti akan terlihat Perpustakaan mana saja yang berkomitmen mengimplementasikan program, sehingga mendapatkan peluang untuk dikembangkan di Perpustakaan Desa/Kelurahan, sebagai contoh Kabupaten Jepara.

Bersasarkan hal tersebut Dinas Arpus Jateng berupaya untuk mensosialisasikan kembali Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inkluisi Sosial kepada 35 Kabupaten /Kota mengingat ada beberapa Pejabat yang membidangi sudah purna tugas, mutasi, masuk menjadi inpassing Pustakawan, sehingga perlu untuk menunjuk kembali PIC di Kabupaten/Kota untuk mempermudah Koordinasi.

 
c2ec7d3e3d4b71d96b6f12d29bbb9dd7-1

Penutupan Pemeran Kearsipan Virtual Tahun 2022

SEMARANG – Pameran Kearsipan Virtual Tahun 2022 telah terlaksana mulai 1 September sampai 20  September 2022 dengan baik atas kerjasama Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan Arsip Nasional Republik Indonesia dan Dinas Kearsipan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Pengunjung Pameran Kearsipan Virtual Jawa Tengah Tahun 2022 sebanyak 14.192 yang berasal dari dalam dan luar negeri.  Akun yang berasal dari 35 Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah sejumlah 13.143, dari luar Provinsi Jawa Tengah sejumlah 894 akun, serta dari luar negeri sejumlah 155 akun seperti Amerika, Singapura, Belanda, Inggris, Austria, Afrika Selatan, dan Turki.

Selama kegiatan pameran, diselenggarakan berbagai acara pendukung yaitu:

  • Pemutaran Film Dokumenter Transmigrasi dan Kopi, diikuti oleh 251 (dua ratus lima puluh satu)  peserta;
  • Webinar Berbagi Pengalaman Menuju Memori Kolektif Bangsa diikuti oleh 662 (enam ratus enam puluh dua) peserta;
  • Webinar Literasi Arsip Keluarga dan Masyarakat di Era Digital, diikuti oleh 1.012 (seribu dua belas) peserta;
  • Webinar Tata Kelola Arsip dalam Menunjang Pelaksanaan Pengawasan Kearsipan, diikuti oleh 1.093 (seribu Sembilan puluh tiga) peserta;
  • Webinar Nasional Layanan Arsip Masa Kini, diikuti oleh 1.117 (seribu seratus tujuh belas) peserta;
  • Podcast Pengelolaan Arsip Militer di Yonif 406 Candra Kusuma Purbalingga (LKD Kabupaten Purbalingga), diikuti oleh 122 (seratus dua puluh dua) peserta;
  • Podcast Optimalisasi Peran LKD Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat Melalui Penyusunan Naskah Sumber Arsip (LKD Kabupaten Magelang), diikuti oleh 210 (dua ratus sepuluh) peserta;
  • Podcast Mengelola Arsip di Era Milenial, diikuti oleh 205 (dua ratus lima) peserta;
  • Podcast Bincang Arsip Kita Membangun Kearsipan di Daerah Bukanlah  Pilihan Tapi Kebutuhan (LKD Kabupaten Grobogan), diikuti oleh 242 (dua ratus empat puluh dua) peserta;
  • Workshop Restorasi Arsip Penting Masyarakat Jawa Tengah, diikuti oleh 525 (lima ratus dua puluh lima) peserta;
  • Webinar Penilaian Kinerja Arsiparis, diikuti oleh 604 (enam ratus empat) peserta;
  • Wisata Arsip di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, diikuti oleh 355 (tiga ratus lima puluh lima)  peserta

Sebagai penghargaan kepada peserta yang telah mendukung penuh kegiatan pameran, Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan memberikan penghargaan kepada stan pameran kearsipan virtual terbaik dengan kategori Juara I, II, II dan Juara Harapan I, II dan III. Kepada para Juara akan diberikan Trophy dan Piagam Gubernur Jawa Tengah.

Melalui pameran, para pengunjung akan masuk ke dalam suasana Jawa Tengah masa lalu mulai dari pembangunan infrastruktur (jembatan, pasar,benteng, kantor, terminal, stasiun, masjid, dll), aktivitas pemerintahan (pemilihan kepala desa, aktivitas Bupati, dll) bangunan bersejarah, kegiatan sosial kemasyarakatan (sedekah bumi, sekolah) dan juga para tokoh dari  Jawa Tengah. Tentunya hal ini akan menambah rasa cinta terhadap Jawa Tengah khususnya dan bangsa dan negara umumnya serta menyadarkan kita untuk ikut bertanggung jawab membangun dan memajukan bangsa. Lembaga Kearsipan sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan arsip harus terus berkarya dan berinovasi turut membangun bangsa melalui kearsipan.

 

 
21-1

Pembukaan Pameran Kearsipan Virtual 2022

SEMARANG – Pada hari ini Pameran Kearsipan Virtual 2022 dengan tema “ARSIP MELAWAN LUPA” resmi dibuka. Adapun sambutan dari  Deputi Bidang Konservasi Arsip, Bapak DR. Kandar M.AP kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Bapak Edy Supriyanta, ATD, SH, MM.
 
Pameran akan menceritakan bagaimana pembangunan di Jawa Tengah mulai tahun 50-an dari segi transportasi darat, seperti bus dan kereta api, sampai  dengan  pembangunan yang berhasil dicapai Jawa Tengah, di kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dalam pameran kearsipan virtual ini, selain publikasi arsip foto, tekstual serta film, juga diselenggarakan acara pendukung  seperti webinar kearsipan, workshop, pemutaran film, podcast dan wisata arsip virtual yang membahas tentang kearsipan serta pembinaan Sumber Daya Manusia Kearsipan khususnya Jabatan Fungsional Arsiparis. Pengunjung dan masyarakat yang berkeinginan mengikuti tidak dipungut biaya (gratis).

c2ec7d3e3d4b71d96b6f12d29bbb9dd7-1

Sosialisasi Jabatan Fungsioanal Pustakawan

SEMARANG – Kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan yang diselenggarakan 22 Juni 2022 di Hotel Quest Semarang. Dihadiri para Pustakawan dari Kabupaten/Kota, Narasumber Pusat dari Perpusnas RI dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah. 

Dengan diterbitkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan, dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil sehingga terdapat beberapa personil Pustakawan baru. Pustakawan baru baik melalui pengangkatan pertama, pindahan dari jabatan lain, penyesuaian/inpassing, maupun promosi, perlu mendapatkan pemahaman tentang jabatan Pustakawan. Hal ini sebagai upaya awal guna memberikan pemahaman kepada para Pustakawan baru agar lebih berupaya secara profesional melaksanakan tugas.


Pada sisi lain, pustakawan harus terus meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Jabatan fungsional secara administrasi sedikit berbeda dengan jabatan fungsional umum, dimana didalamnya terdapat penilaian kinerja melalui Penilaian Angka Kredit (PAK). PAK menjadi salah satu tolak ukur bagi para Pustakawan dalam menjalankan tugas secara profesional. Hal ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan, sebagai bagian informasi oleh Lembaga Pembina Pustakawan dalam hal ini Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Perpusnas juga memfasilitasi para pustakawan dalam menyusun DUPAK melalui Sistem Informsi Managemen DUPAK Terpadu (SIMADU). Dalam hal ini pula SIMADU menjadi salah satu bahan dalam kegiatan ini, yang sudah barang tentu menjadi rujukan penting bagi para Pustakawan dalam mendukung kerja.


Kegiatan Sosilaisasi Jabatan Fungsional Pustakawan yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan penguatan sekaligus profesionalisme Pustakawan sekaligus kapasitas kelembagaan khususnya di Lingkungan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten/Kota. Pada sisi yang lain, kegiatan ini diharapkan berdampak pada peningkatan layanan Perpustakaan secara profesional
sebagai lembaga publik.

19-1

Workshop Pegiat Literasi “Eksistensi Pegiat Literasi Dalam Mendorong Masyarakat Cakap Literasi Tahun 2022”

SEMARANG – Tingkat Kegemaran Membaca di Provinsi Jawa Tengah (peringkat kedua se-Indonesia setelah Yogyakarta) dengan skor 68,3 tidak lepas dari peran Pegiat literasi dalam menyediakan layanan bacaan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau lembaga sejenisnya, kehadirannya mampu membangun budaya baca masyarakat. .

Pada kesempatan ini Dinas ARPUS Jateng melalui Dana Dekonsentrasi PERPUSNAS RI menyelenggarakan kegiatan Workshop dengan maksud memberikan sarana sebagai media komunikasi para pegiat literasi dengan Pemerintah (Dinas Pendidikan), Legislatif (DPRD), Akademisi (DR. Ida Fajar UGM), Pelaku TBM (Ketua TBM Se Indonesia, Kang Opik), dan serta mendorong Komitmen Stakeholder dalam upaya peningkatan literasi masyarakat.

Kegiatan Workshop Pegiat Literasi dengan tema “Eksistensi Pegiat Literasi Dalam Mendorong Masyarakat Cakap Literasi” diselenggarakan di Hotel Quest Semarang kemarin hari Rabu, 15 Juni 2022.

18-1 (1)

Bimbingan Teknis Pengukuran Gemar Membaca Dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

SEMARANG – Sesuai dengan Peraturan kementerian Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, bahwa Urusan Bidang Perpustakaan Indeks Kinerja Kunci melalui pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Nilai Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).

Dinas ARPUS Jateng kembali mendapatkan kesempatan menyelenggarakan Bimtek Pengukuran IPLM dan TGM, yang diberikan oleh PERPUSNAS RI. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel MG Setos Semarang selama 2 hari. Narasumber dari PERPUSNAS RI Bapak R. Rahmat Romadon, S.Hum., M.Hum, IBu Alfa Husna, Ibu Ilsa nurul Oktaviani, S.Hum.

Berdasarkan hasil skor, TGM Jawa Tengah dengan skor 68.3 merupakan hasil terbaik kedua setelah Yogyakarta, sedangkan IPLM di Jawa Tengah 11.33 peringkat ke 15 dari 34 Provinsi sehingga masih perlu ditingkatkan.