Semarang – Lomba Penulisan Artikel Populer merupakan lomba yang setiap tahun diadakan oleh Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2018, artikel yang masuk ke panitia sebanyak 114 artikel. Pada tanggal 3 April 2018 telah diumumkan 12 nominasi terbaik yang selanjutnya mengikuti tahapan berikutnya untuk ditetapkan juara I-VI. 12 Peserta mengikuti tes tertulis dan presentasi yang diselenggarakan di Aula Lantai 4 Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan pada tanggal 11 April 2018. Berdasarkan Juri Lomba Penulisan Artikel Populer ditentukan pemenang sebagai berikut :
Seizza Rahdianny S.A dari SMA N 1 Salatiga sebagai Juara I
Afifah Nurul Izaah dari SMA N 1 Sragen sebagai Juara II
Baiti Rahma Asy- Syifa dari SMA N 1 Bobotsari, Purbalingga sebagai Juara III
Ezza Fadlillah Putri dari SMA N 1 Kedungwuni, Pekalongan sebagai Juara IV
Indah Wulandari dari SMA N 1 Guntur, Demak sebagai Juara V
Desti Mustika Safitri dari SMA N 1 Gemolong, Sragen sebagai Juara VI
Dalam rangka meningkatkan Minat Baca Siswa Tingkat SLTA Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mengadakan Lomba Penulisan Artikel Populer Tingkat SLTA se Jawa Tengah, adapun artikel yang sudah masuk ke panitia lomba mencapai 114 artikel. Berdasarkan penilaian Juri, ditetapkan 12 terbaik. Sehubungan dengan hal tersebut untuk memilih Juara 1 s.d 6, dimohon kehadiran para siswa untuk hadir mengikuti tes tertulis dan presentasi. Berkas dapat diunduh melalui menu download atau klik link ini
Pengumuman 6 Nominasi Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan dan Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 sudah dapat diunduh pada website Dinas Arpus Jateng menu download tab lomba atau klik link berikut ini
Semarang – Arsip sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan mempunyai ciri khas masing-masing dari tugas pokok dan fungsi lembaga itu dibentuk. arsip dapat memberikan informasi autentik, utuh dan terpercaya sekaligus sebagai bukti akuntabilitas kinerja organisasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dan bahan bukti dalam kepentingan proses peradilan sebagai bentuk pertanggungjawaban nasional kepada generasi yang akan datang. Pagi ini, RRI (Radio Republik Indonesia) melakukan dialog bersama Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi, S.Sos, M.Si dan Wakil Dekan I, Fakultas Ilmu Budaya Undip Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M. Hum dengan tema “Arsip Adalah Identitas-Ku” di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Hal ini sesuai dengan Pasal 36 Undang – Undang nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan menyatakan bahwa lembaga kearsipan menggiatkan sosialisasi kearsipan dalam rangka mewujudkan masyarakat sadar arsip.
Selain arsip pemerintahan / organisasi terdapat juga arsip perseorangan. Arsip Keluarga dapat dikategorikan sebagai arsip perseorangan. Arsip keluarga bermanfaat sebagai bukti sejarah keberadaan suatu keluarga dan aktivitasnya. Dengan adanya bukti sejarah ini, generasi mendatang dapat memahami idenditas diri dan mengetahui siapa saja yang termasuk bagian dari saudara – saudara sedarahnya. Arsip Keluarga dapat berupa arsip tekstual maupun non tekstual. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan selalu mengingatkan betapa pentingnya pengelolaan arsip. Manfaat dalam pengelolaan arsip ini akan kita rasakan nanti apabila suatu saat kita membutuhkan arsip tersebut. apabila masyarakat sudah memiliki kesadaran dan pengetahun dasar dalam menyimpan arsip dengan rapi dan tertib, maka pengembangan kearsipan indonesia ditingkat pemerintahan dapat berjalan maksimal.
Dalam siarannya bersama RRI yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam, terdapat beberapa masyarakat yang ikut aktif bertanya melalui telepon maupun sms. Salah satu pertanyaan yang menarik adalah mengenai legalitas dari arsip yang telah dilakukan alih media dalam bentuk digital apakah memiliki kekuatan hukum apabila tidak menunjukkan aslinya / sudah hilang. Menurut Kepala Dinas Arpus, arsip digital tersebut dapat dijadikan pembuktian kepada lembaga atau organisasi bahwa kita memiliki arsip tersebut. “Seperti halnya dalam mencari pekerjaan, jika kita lupa membawa ijazah aslinya, tetapi kita sudah memiliki hasil scannya, hal itu dapat menjadi bukti bahwa kita memiliki ijazah tersebut dan Setelah itu apabila sudah diterima, dapat kita tunjukkan ijazah yang asli,” Ujar Masrofi. Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M. Hum menyinggung bahwa pentingnya legalitas terhadap suatu arsip. Bagaimana caranya agar arsip digital tersebut memiliki kekuatan hukum.
Selain arsip, beberapa penanya menanyakan mengenai iJateng dalam hal koleksi buku digitalnya. Menurut Muhamad Masrofi, S.Sos, M.Si, untuk koleksi buku digital akan ditambahkan lagi pada tahun 2018 ini, karena untuk menambahkan buku digital harus melalui beberapa proses karena memiliki Hak Cipta. Sehingga setelah melalui proses ini, nantinya masyarakat dapat menikmati buku yang terdapat pada iJateng secara gratis. Layanan iJateng akan terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat untuk membaca. Untuk cuplikan video dapat dilihat pada halaman facebook di dinasarpusjateng.
Semarang, Pustakawan UIN Salatiga dengan teliti dan hati-hati menilai kuesioner Lomba Perpustakaan SMA, SMK dan MA se Jawa Tengah. Untuk menentukan 6 besar yg akan di nilai secara langsung ke Perpustakaan sekolah, dimana juara tingkat Provinsi Jawa Tengah akan mewakili lomba tingkat nasional. Dalam penilaian tersebut Kabid Pengembangan Perpustakaan Drs. Nugroho, MM juga ikut melihat proses penilaian tersebut yang dilaksanakan baru baru ini.
Hari senin, 12 Maret 2018 merupakan Hari Jadi Perpustakaan Wonosobo ke-28. HUT Perpustakaan Daerah Kab. Wonosobo ini bertemakan ” Rame – rame menyang Perpustakaan, aku baca, aku belajar, aku berkarya “. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi, S.Sos, M.Si turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Setelah sambutan oleh Kadinas Arpus Jateng, acara dilanjutkan dengan pembagian Hadiah Lomba didampingi dengan Bupati Wonosobo. Pada kesempatan ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonosobo juga meluncurkan Perpustakaan Digital e-Perpusda Wonosobo. Masyarakat dapat membaca buku dengan mudah pada handphone android melalui aplikasi e-Perpusda. Selain e-Perpusda, juga telah diresmikan juga Layanan Wonosobo Center serta hibah perpustakaan digital ke Sekolah dan Perpusdes.
Pameran Perpustakaan yang diadakan oleh Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap berakhir pada 7 Maret 2018 yang sebelumnya dibuka pada 1 Maret 2018 kemarin. Acara Pembukaan pun sangat meriah. Acara dibuka sekitar pukul 10.00 WIB. Para pejabat turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Wakil Bupati Cilacap, Ketua DPRD Cilacap, Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Ketua Tim Penggerak PKK, Anggota Forkopimda, dan Para pejabat dilingkungan Kabupaten Cilacap. Pada acara tersebut mengukuhkan Ibu Hj. Tetty menjadi Bunda Baca Kabupaten Cilacap. Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Prov. Jateng Muhamad Masrofi, S.Sos, M.Si saat memberikan sambutan mengatakan bahwa budaya membaca harus sejak dini diterapkan kepada anak – anak. Dengan adanya teknologi informasi dapat membantu masyarakat untuk selalu membaca informasi – informasi yang ada . Selain itu, Kadinas Arpus memberikan penganugerahan Bunda Baca Kab. Cilacap kepada Hj. Tetty.
Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap meluncurkan aplikasi android ePusda yang merupakan perpustakaan digital. Masyarakat yang berada jauh dari perpustakaan dapat memanfaatkan aplikasi ini. Aplikasi ePusda diluncurkan dengan penekanan tombol oleh Wakil Bupati Cilacap dan Bunda Baca Kab. Cilacap yang disaksikan oleh para tamu undangan. Aplikasi ini dapat di unduh melalui Google Play Store secara mandiri oleh masyarakat. Di Jawa Tengah juga terdapat aplikasi serupa bernama iJateng. Koleksi buku yang ada sangat banyak dan beragam. iJateng dikelola langsung oleh Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.
Dengan adanya acara seperti lomba – lomba maupun workshop semoga dapat bermanfaat bagi para siswa/i yang mengikuti pameran tersebut maupun masyarakat dilingkungan Kabupaten Cilacap.
Perpustakaan sekolah merupakan tempat para siswa yang dapat dimanfaatkan untuk membaca buku. Hari ini, Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mengadakan Bimtek untuk Pengelola Perpustakaan Se-Jawa Tengah. Acara dilaksanakan di Hotel Gradhika Semarang. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi, S.Sos, M.Si. Semoga dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kemampuan pengelola perpustakaan sekolah untuk dapat melakukan pengelolaan yang baik.
Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah Bustanul Athfal Jl Tampomas Dalam III/15 Gajah Mungkur Semarang yang di pimpin Bunda Tri Ramadhania,S.Pd didampingi guru pengasuh Bunda Tri Suni dan bunda Dwi mengajak anak didik usia dini 18 anak mengunjungi Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Jl. Sriwijaya 29 A Semarang dalam rangka “Study Wisata” (Fieldtriep Outclass) untuk mengenaldan mempelajari lebih dalam tentang “Story Telling Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah”, yang di terima oleh Pustakawan Provinsi Jawa Tengah Bunda Nur Cahyati,S.Sos dibantu Kak Setyaningsih
Kunjungan observasi 21 Siswa SMK Pelayaran Wira Samudra Semarang yang dipimpin ketua pelaksana kunjungan Ubaid Alvarino,TU mengunjungi Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Jl. Sriwijaya 29 A Semarang yang di Terima Ibu PLT Kepala Perpustakaan Provinsi jawa Tengah Ibu Dra.Sri Lestari Handayani,MM didampingi KaTU Bp Kusdanarko,S.Sos yang selanjutnya pemanduan ke ruangan oleh Pustakawan Provinsi Jawa Tengah Ibu Wiwik Riyanti,S.Sos dan Bp Supono,S.Sos.