SERTIFIKASI KOMPETENSI PUSTAKAWAN

Semarang — Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pustakawan, Persatuan Pustakawan Indonesia (IPI) Daerah Jawa Tengah menggelar kegiatan Sertifikasi Kompetensi Pustakawan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Juni 2025. Acara ini diselenggarakan di Aula Lantai IV Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan secara resmi dibuka dengan laporan Ketua Penyelenggara, Ibu Dyah Nugraheni, S.S., yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah IPI Jawa Tengah. Dalam laporannya, beliau menyampaikan latar belakang pelaksanaan kegiatan, tujuan utama dari sertifikasi ini, serta jumlah peserta yang mengikuti. Total sebanyak 31 peserta hadir dari berbagai provinsi, yakni Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Keberagaman peserta menunjukkan antusiasme tinggi dari para pustakawan dalam meningkatkan kompetensi dan pengakuan profesional secara nasional.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh T. Syamsul Bahri, S.H., M.Si., Ketua Pengurus Pusat IPI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sertifikasi sebagai bentuk penguatan identitas profesi pustakawan yang kredibel dan adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di era digital dan disrupsi informasi saat ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Drs. Agus Sutoyo, M.Si., Kepala Pusat Pembinaan Pustakawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menekankan bahwa sertifikasi merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, khususnya dalam sektor perpustakaan dan literasi informasi.

Acara puncak pembukaan ditandai dengan sambutan sekaligus pernyataan resmi pembukaan kegiatan oleh Bapak Prijo Anggoro BR, S.H., M.Si., Pustakawan Ahli Utama, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya, beliau menyatakan dukungan penuh dari pemerintah provinsi terhadap kegiatan sertifikasi ini, serta berharap agar para peserta dapat mengikuti proses dengan sungguh-sungguh sehingga mendapatkan hasil yang optimal dan berdampak pada pelayanan perpustakaan yang semakin berkualitas.

Kegiatan sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan pustakawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di institusi masing-masing. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai tahapan uji kompetensi sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang kepustakawanan.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *