
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Bersama BAZNAS Gelar Trauma Healing bagi Anak-Anak Terdampak Rob di Demak
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Arpus Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana banjir rob. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 14 Juni 2025, di SD Negeri 4 Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, dan dihadiri pula oleh siswa-siswi dari SD Negeri 3 Sriwulan.
Sebanyak 100 anak mengikuti kegiatan yang dirancang untuk membantu proses pemulihan psikologis mereka. Kegiatan ini melibatkan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif seperti mendongeng oleh Kak Kempo Antaka, seorang pendongeng nasional, serta sesi mewarnai gambar yang disambut dengan penuh antusias oleh para siswa. Selama kegiatan, anak-anak tampak ceria dan bersemangat mengikuti setiap sesi yang diberikan hingga akhir acara.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kebutuhan edukatif anak-anak, diserahkan pula bantuan berupa 100 paket makanan sehat, buah, dan susu kepada peserta kegiatan. Tidak hanya itu, Dinas Arpus Provinsi Jawa Tengah melalui Unit Pengelola Zakat (UPZ) juga menyalurkan 22 paket Alat Peraga Edukatif (APE) dan buku bacaan anak yang diperuntukkan bagi 22 desa terdampak rob.

Paket bantuan tersebut terdiri atas mainan edukatif untuk anak usia 1 hingga 5 tahun serta buku bacaan untuk anak-anak tingkat TK hingga SD. Bantuan tersebut disalurkan ke 10 desa di Kecamatan Sayung, 5 desa di Kecamatan Karangtengah, dan 7 desa di Kecamatan Bonang.
Kepala SDN 4 Sriwulan, Bapak Wawan, mewakili pihak sekolah dan masyarakat menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Beliau menyebutkan bahwa kegiatan trauma healing ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi, tidak hanya dalam membantu pemulihan emosi mereka akibat bencana, tetapi juga dalam meningkatkan semangat belajar dan literasi.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam menghadirkan layanan kemanusiaan dan literasi yang inklusif, terutama bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan terdampak bencana. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan semangat baru dan dorongan positif bagi anak-anak dan masyarakat di daerah terdampak rob untuk bangkit dan terus maju.

Add a Comment