Semarang – Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Jawa Tengah kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas arsiparis melalui dua workshop internasional pada bulan September 2025.
Kegiatan pertama bertajuk Archive Restoration Workshop dilaksanakan pada Selasa, 2 September 2025 bertempat di Noormans Hotel, Semarang. Workshop ini fokus pada teknik dan metode restorasi arsip yang mengalami kerusakan, sehingga dapat kembali diselamatkan serta dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan memori kolektif bangsa.
Selanjutnya, pada Selasa, 9 September 2025, AAI Jawa Tengah juga menggelar Archive Digitization Workshop di Hotel Candi Indah, Semarang. Workshop ini menekankan pentingnya transformasi arsip konvensional ke dalam format digital sebagai upaya pelestarian, kemudahan akses, serta efisiensi pengelolaan arsip di era digital.
Menariknya, kedua kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Belanda yang berpengalaman di bidang kearsipan, restorasi, dan digitalisasi. Kehadiran narasumber internasional ini diharapkan memberikan perspektif baru, berbagi praktik terbaik, serta memperkaya pengetahuan para arsiparis di Jawa Tengah.
Ketua AAI Jawa Tengah menyampaikan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata komitmen asosiasi dalam meningkatkan kompetensi arsiparis, sekaligus menjalin kolaborasi internasional untuk memajukan dunia kearsipan di Indonesia.
“Arsip adalah memori bangsa. Dengan restorasi dan digitalisasi, kita tidak hanya menyelamatkan arsip yang rusak, tetapi juga memastikan aksesibilitas dan keberlanjutan arsip untuk generasi mendatang,” ungkapnya.
Melalui rangkaian workshop ini, AAI Jawa Tengah berharap dapat mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, serta memperkuat peran arsiparis sebagai garda terdepan dalam pelestarian dokumen sejarah bangsa.





Add a Comment