RAPAT KOORDINAS NASIONAL KEARSIPAN TAHUN 2025

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang kearsipan. Dalam peringatan Hari Kearsipan ke-53, Pemprov Jateng dianugerahi dua penghargaan sekaligus dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kamis (22/5).
Penghargaan pertama diberikan untuk peringkat satu kategori Pengawasan Kearsipan Tingkat Provinsi, dan yang kedua adalah penetapan arsip PKK Jawa Tengah sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025, mengukuhkan peran PKK Jateng sebagai pionir gerakan PKK Nasional.

Penghargaan diserahkan langsung oleh ANRI dan diterima oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Lutfi, S.H., S.St., M.K., di Gedung ANRI, Jakarta

“Arsip-arsip ini adalah warisan sejarah yang harus kita uri-uri (lestarikan). Dari arsip kita bisa melihat perjalanan pembangunan dan menjadikannya acuan untuk kebijakan masa depan,” ujar Luthfi.

Luthfi menegaskan, arsip bukan sekadar dokumen administratif, tetapi juga sebagai legacy berharga dalam pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, arsip dapat menjadi cermin perkembangan daerah dan fondasi dalam merumuskan kebijakan yang lebih baik di masa depan.
Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan kearsipan di Jawa Tengah, terutama dengan mendorong transformasi digital melalui digitalisasi arsip oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahma Nur Hayati, S.K.M., M.Kes mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari implementasi kebijakan empat pilar kearsipan yang terdiri dari:

  • Pergub Tata Naskah Dinas
  • Pergub Klasifikasi Arsip
  • Pergub Jadwal Retensi Arsip (JRA)
  • Pergub Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis (SKKAAD)
    Selain itu, Rahma menyebutkan bahwa Jateng juga memiliki Sumber Daya Arsiparis yang kompeten, serta koleksi arsip statis yang telah ditetapkan sebagai MKB dan Memory of The World (MoW).

Di antara arsip penting yang telah ditetapkan menjadi MKB adalah Arsip Prof. dr. Soeharso, Arsip Infrastruktur Pendidikan Zaman Kolonial, dan Arsip Transmigrasi. Bahkan pada 2024, UNESCO memberikan pengakuan kepada Arsip Prof. dr. Soeharso sebagai memori kolektif dunia (MoW) dan menghadiahkan apresiasi senilai 20.000 dolar AS.
Arsip PKK Jateng: Jejak Pionir Gerakan Nasional
Arsip PKK Jawa Tengah yang kini masuk dalam MKB mencakup berbagai media rekam, yakni:

  • 63 berkas arsip tekstual
  • 18 lembar foto dan 30 album foto
  • 2 file rekaman wawancara dalam format media baru
    “Pembinaan dan pengelolaan arsip dilakukan untuk menyelamatkan dan melestarikan sejarah. Target ke depan, arsip Jateng tak hanya menjadi MKB, tapi juga MoW (Memory of the World),” jelas Rahma.

Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan arsip memerlukan sinergi antara kompetensi SDM arsiparis, dukungan infrastruktur, dan komitmen dari semua pihak termasuk masyarakat dan akademisi.
Dengan penghargaan ini, Jawa Tengah mempertegas posisinya sebagai provinsi yang tidak hanya unggul dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam melestarikan memori kolektif bangsa untuk generasi masa depan

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *