
Semarang – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Arsip Statis (SiArtis) Tahun 2026 di Front One HK Kesambi, Semarang, Senin (20/7). Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kabupaten/Kota, arsiparis, serta admin Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan arsip statis berbasis digital.
Kegiatan dibuka dengan laporan penyelenggaraan oleh Kepala Bidang Pembinaan, Pengembangan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, S.K.M., M.Kes., secara resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Rahmah Nur Hayati menegaskan bahwa arsip statis merupakan bagian penting dari memori kolektif bangsa yang harus dijaga, dikelola, dan dimanfaatkan secara optimal. Jawa Tengah memiliki berbagai khazanah arsip bernilai sejarah yang menjadi identitas daerah sekaligus sumber informasi bagi masyarakat, akademisi, maupun pemerintah. Oleh karena itu, penguatan tata kelola arsip statis menjadi salah satu prioritas dalam penyelenggaraan kearsipan di Jawa Tengah.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengawasan kearsipan eksternal tahun 2025, masih terdapat Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota yang belum optimal dalam memberikan layanan arsip statis kepada masyarakat maupun dalam penyusunan sarana temu balik arsip. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas arsip statis di seluruh Jawa Tengah.
Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai implementasi Aplikasi Sistem Informasi Arsip Statis (SiArtis), sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah sejak tahun 2025. SiArtis mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan arsip statis, mulai dari pengolahan arsip, penyusunan Daftar Arsip Statis dan Inventaris Arsip Statis, pengelolaan hasil alih media, hingga pelayanan penelusuran dan peminjaman arsip secara digital.

Keunggulan lain dari aplikasi SiArtis adalah telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) melalui koordinasi bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dengan integrasi tersebut, data arsip yang dikelola melalui SiArtis dapat tersinkronisasi secara otomatis sehingga mempermudah pengelola arsip dalam menyajikan informasi kepada masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap khazanah arsip statis Jawa Tengah.
Melalui bimbingan teknis ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mendorong seluruh Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota untuk mengimplementasikan SiArtis secara optimal. Penerapan aplikasi secara menyeluruh diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan arsip statis yang lebih modern, terintegrasi, efektif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat upaya pelestarian memori kolektif daerah sebagai bagian dari warisan bangsa bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota dalam mewujudkan transformasi digital di bidang kearsipan. Dengan dukungan teknologi informasi melalui Aplikasi SiArtis, diharapkan layanan arsip statis semakin mudah diakses, cepat, transparan, dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat secara luas.

