Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 11 hingga 20 September 2026 di Kota Semarang. Perhelatan keagamaan tingkat nasional ini diperkirakan akan diikuti sekitar 8.000 peserta, pendamping, dan ofisial dari 38 provinsi di Indonesia.

Berbagai persiapan terus dimatangkan untuk memastikan pelaksanaan MTQ Nasional berjalan lancar, aman, dan sukses. Selain menjadi ajang kompetisi dalam bidang seni baca Al-Qur’an, MTQ Nasional juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam, meningkatkan ukhuwah, serta memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Jawa Tengah kepada masyarakat luas.

Sejumlah lokasi strategis di Kota Semarang telah disiapkan sebagai venue pelaksanaan berbagai cabang musabaqah. Lapangan Simpang Lima Semarang akan menjadi pusat kegiatan utama. Sementara itu, perlombaan juga akan berlangsung di Studio Kreasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Ketenagakerjaan, Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Aula Masjid Baiturrahman, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Auditorium Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Aula Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, serta Aula Sasana Widyapraja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, sejumlah fasilitas pendidikan tinggi turut mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional, di antaranya Gedung Semeru BP2KLK Semarang, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Gedung Prof. Soedarto Universitas Diponegoro, dan Gedung Imam Bardjo Universitas Diponegoro Semarang.

Melalui penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI, Jawa Tengah tidak hanya berkomitmen menghadirkan pelaksanaan yang berkualitas, tetapi juga memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan tamu dari berbagai daerah. Kesiapan infrastruktur, dukungan lintas sektor, serta semangat gotong royong masyarakat menjadi modal utama untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 diharapkan menjadi ajang yang mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi, mempererat persatuan bangsa, sekaligus memperkuat citra Jawa Tengah sebagai provinsi yang religius, ramah, dan siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional.

Keunggulan lain dari aplikasi SiArtis adalah telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) melalui koordinasi bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dengan integrasi tersebut, data arsip yang dikelola melalui SiArtis dapat tersinkronisasi secara otomatis sehingga mempermudah pengelola arsip dalam menyajikan informasi kepada masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap khazanah arsip statis Jawa Tengah.

Melalui bimbingan teknis ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mendorong seluruh Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota untuk mengimplementasikan SiArtis secara optimal. Penerapan aplikasi secara menyeluruh diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan arsip statis yang lebih modern, terintegrasi, efektif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat upaya pelestarian memori kolektif daerah sebagai bagian dari warisan bangsa bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota dalam mewujudkan transformasi digital di bidang kearsipan. Dengan dukungan teknologi informasi melalui Aplikasi SiArtis, diharapkan layanan arsip statis semakin mudah diakses, cepat, transparan, dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat secara luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

arpus@jatengprov.go.id